Diplomasi di Bawah Bayang-Bayang Kapal Induk: AS-Iran Bersiap untuk Perundingan Jenewa

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catur kekuatan di Pasifik. Melalui lensa Neo-Realisme, pembentukan aliansi AUKUS dan Quad bukan sekadar kerja sama diplomatik, melainkan mekanisme pertahanan sistemik guna menjaga keseimbangan kekuatan global. Dok: Wikipedia.

Catur kekuatan di Pasifik. Melalui lensa Neo-Realisme, pembentukan aliansi AUKUS dan Quad bukan sekadar kerja sama diplomatik, melainkan mekanisme pertahanan sistemik guna menjaga keseimbangan kekuatan global. Dok: Wikipedia.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Militer Amerika Serikat memperkuat kehadirannya di perbatasan Iran secara masif selama beberapa hari terakhir. Langkah ini meningkatkan risiko serangan militer nyata tepat saat kedua negara bersiap menghadapi pembicaraan kritis di Jenewa.

Kapal perang terbesar milik Angkatan Laut AS, USS Gerald R. Ford, resmi tiba di pangkalan angkatan laut NATO di Teluk Souda, Yunani, pada hari Senin. Setelah menyelesaikan pengisian ulang selama empat hari, kapal induk ini akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln. Ini menandai pengerahan dua kapal induk sekaligus untuk pertama kalinya sejak pengeboman fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025.

Mobilisasi Militer dan Evakuasi Diplomatik

Situasi di lapangan menunjukkan kesiapan tempur yang sangat tinggi. Pesawat tanker pengisian bahan bakar udara dan pesawat angkut C-17 Globemaster milik AS telah tiba di Bandara Ben Gurion, Israel.

Selain itu, Departemen Luar Negeri AS mulai mengevakuasi personel non-esensial beserta keluarga mereka dari Kedutaan Besar AS di Beirut. Langkah pengamanan ini petugas nilai sebagai antisipasi atas potensi pecahnya konflik regional secara mendadak. Meskipun pergerakan militer terus berjalan, suara sumbang muncul dari internal pimpinan militer Washington.

Baca Juga :  Misteri Thomas Harriot: Penemu Sejati Hukum Snellius

Friksi Internal Gedung Putih: Caine vs Trump

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, kabarnya memberikan peringatan keras kepada Gedung Putih. Caine mengkhawatirkan kekurangan amunisi dan minimnya dukungan dari sekutu. Ia menilai serangan terhadap Iran dapat membahayakan pasukan AS dan memicu konflik yang sangat panjang.

Namun demikian, Presiden Donald Trump segera membantah laporan tersebut melalui platform Truth Social. Trump menegaskan bahwa informasi mengenai keberatan Jenderal Caine adalah “100 persen salah”. “Saya lebih memilih sebuah kesepakatan. Namun, jika kesepakatan tidak tercapai, itu akan menjadi hari yang sangat buruk bagi negara tersebut (Iran),” tegas Trump.

Respon Teheran: Ancaman Balasan dan Jendela Peluang

Di sisi lain, Iran bersumpah akan membalas setiap serangan AS dengan cara yang sengit. Pejabat militer Iran memperingatkan bahwa serangan terbatas sekalipun akan mereka anggap sebagai aksi agresi terbuka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mendeskripsikan pertemuan Jenewa besok sebagai “jendela peluang baru”. Meskipun begitu, ia mengingatkan risiko besar konflik regional jika kedaulatan Iran terganggu. Berdasarkan laporan Reuters, Iran telah menawarkan konsesi baru dan siap menyerahkan draf proposal perjanjian nuklir kepada mediator dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Komplotan Pencuri HP Modus Lempar Bola di Transjakarta

Analisis Pakar: Peran Israel dan Faktor Domestik

Para pengamat internasional masih meragukan tercapainya kesepakatan permanen. Qin Tian dari China Institutes of Contemporary International Relations menilai konsesi Iran belum bersifat komprehensif. Oleh karena itu, Washington kemungkinan besar belum akan mencabut sanksi ekonomi secara signifikan.

Qin juga menyoroti peran Israel yang tidak dapat diprediksi. Israel cenderung tidak menginginkan pencairan hubungan AS-Iran. Bahkan, Israel mungkin mengambil tindakan militer sepihak yang dapat menyeret AS ke dalam perang. Sementara itu, Profesor Niu Xinchun berpendapat bahwa Trump lebih condong pada jalur negosiasi karena tekanan politik domestik menjelang pemilu paruh waktu. Keberhasilan meja runding di Jenewa kini menjadi penentu tunggal apakah mesin perang AS akan benar-benar bergerak atau berhenti di depan gerbang Iran.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meksiko Protes Kematian Ke-14 Warganya dalam Tahanan ICE AS
Prabowo dan Putin Pererat Kerja Sama Energi serta Konsolidasi Kekuatan di BRICS
Pedro Sánchez Desak Dunia Tinggalkan Pola Pikir Zero-Sum
Harga Minyak Tembus $100 Pasca-Pengumuman Blokade
China dan Eropa Desak Jalur Diplomasi Akhiri Krisis Selat Hormuz
Diplomasi Buntu di Pakistan: Negosiasi AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai Permanen
Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Bandung hingga 18 April, Ini Titik Penutupan Lajurnya
Dua Wanita di Lebak Jadi Tersangka Injak Al-Qur’an, Polisi: Mengaku Salah dan Minta Maaf

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:27 WIB

Meksiko Protes Kematian Ke-14 Warganya dalam Tahanan ICE AS

Selasa, 14 April 2026 - 13:36 WIB

Prabowo dan Putin Pererat Kerja Sama Energi serta Konsolidasi Kekuatan di BRICS

Selasa, 14 April 2026 - 12:45 WIB

Pedro Sánchez Desak Dunia Tinggalkan Pola Pikir Zero-Sum

Selasa, 14 April 2026 - 11:40 WIB

Harga Minyak Tembus $100 Pasca-Pengumuman Blokade

Selasa, 14 April 2026 - 11:26 WIB

China dan Eropa Desak Jalur Diplomasi Akhiri Krisis Selat Hormuz

Berita Terbaru

Duka di perbatasan. Pemerintah Meksiko meluncurkan protes diplomatik keras setelah seorang warganya tewas di penjara Louisiana, menyoroti kegagalan standar hak asasi manusia di pusat penahanan Amerika Serikat tahun 2026. Dok: VCG.

INTERNASIONAL

Meksiko Protes Kematian Ke-14 Warganya dalam Tahanan ICE AS

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:27 WIB

Diplomasi perspektif di Beijing. PM Spanyol Pedro Sánchez menyerukan pemahaman global yang lebih seimbang terhadap Tiongkok, menekankan bahwa kerja sama multilateral adalah kunci kemakmuran bersama di tengah dunia yang multipolar tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pedro Sánchez Desak Dunia Tinggalkan Pola Pikir Zero-Sum

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:45 WIB

Alarm ekonomi dunia. Harga minyak mentah melonjak 8 persen dan bursa saham Asia memerah setelah Presiden Donald Trump memerintahkan blokade total terhadap pelabuhan Iran di tengah kegagalan kesepakatan damai tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Harga Minyak Tembus $100 Pasca-Pengumuman Blokade

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:40 WIB

Pecah kongsi global. Tiongkok, Uni Eropa, dan Rusia secara serentak menolak rencana blokade Selat Hormuz oleh Amerika Serikat, mendesak de-eskalasi militer demi stabilitas pasar energi dunia tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

China dan Eropa Desak Jalur Diplomasi Akhiri Krisis Selat Hormuz

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:26 WIB