MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUI Kutuk Agresi Israel-Amerika, Dorong Pemerintah Keluar dari Board of Peace. (Posnews/Ist)

MUI Kutuk Agresi Israel-Amerika, Dorong Pemerintah Keluar dari Board of Peace. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Republik Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) setelah eskalasi konflik Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Dalam pernyataan tertulis tertanggal Minggu (1/3/2026), MUI menilai keikutsertaan Indonesia di BoP tidak efektif mewujudkan kemerdekaan Palestina.

β€œUntuk itu, kami mendesak pemerintah Indonesia mencabut keanggotaan dari BoP karena tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,” tegas MUI.

MUI menuangkan sikap tersebut dalam Surat Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang Ketua Umum Anwar Iskandar dan Sekjen Amirsyah Tambunan tandatangani.

MUI mempertanyakan komitmen Amerika Serikat dalam menciptakan perdamaian adil di Palestina melalui BoP.

Menurut MUI, Presiden AS Donald Trump justru memicu perang regional dengan melancarkan serangan bersama Israel terhadap Iran.

MUI menilai serangan tersebut berpotensi menyeret berbagai kekuatan global, baik secara langsung maupun melalui proksi, sehingga memperluas konflik di Timur Tengah.

Baca Juga :  7 Bansos Cair Bulan Agustus 2025! Cek Daftar dan Jadwal Lengkapnya, Jangan Sampai Ketinggalan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serukan Doa dan Tekan PBB-OKI

Selain mendesak pemerintah, MUI mengajak umat Islam di seluruh dunia memperbanyak qunut nazilah dan doa bagi umat Muslim yang terdampak konflik.

MUI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) segera mengambil langkah maksimal untuk menghentikan perang serta menegakkan hukum internasional.

MUI meyakini konflik bersenjata hanya akan memicu kemudharatan global dan memperluas instabilitas kawasan.

Dalam pernyataan yang sama, MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan 28 Februari 2026.

MUI juga mengutuk keras serangan Israel yang didukung Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan amanat Pembukaan UUD 1945 tentang perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Baca Juga :  Buang Kasur dan Sofa Gratis, Cukup Pesan Online DLH DKI Jakarta

Selain itu, MUI menilai Iran memiliki hak membela diri melalui serangan balasan yang menyasar pangkalan militer.

Karena itu, MUI mendesak Amerika dan Israel segera menghentikan agresi guna mencegah eskalasi lebih luas yang berpotensi melanggar Pasal 2 Ayat (4) Piagam PBB.

Pemerintah Tegaskan BoP Jalur Diplomasi

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Indonesia bergabung di BoP sebagai langkah taktis agar suara pembelaan terhadap Palestina terdengar langsung di meja perundingan.

β€œKalau kita tidak ikut bergabung, bagaimana kita berdialog dan memberi masukan? Ini cara kita memastikan perjuangan agar bangsa Palestina diakui kemerdekaannya,” ujarnya pada awal Februari 2026.

Kini, polemik keanggotaan Indonesia di Board of Peace mengemuka dan menjadi sorotan publik di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mencari Titik Temu: Upaya Rekonsiliasi dan Dialog Antar-Mazhab di Era Modern
Akar Sejarah Pembelahan Sunni-Syiah: Dari Suksesi Kepemimpinan hingga Peristiwa Karbala
Ribuan Jemaah Umrah Tertahan Konflik Timteng, DPR Desak Pemerintah Bertindak Cepat
Kasus Narkoba AKP Arifandi Efendi Berlanjut ke Pidana, Polri Tegas Tanpa Ampun
55 Warga Ghana Tewas di Garis Depan Rusia Saat Skandal Rekrutmen Afrika Terbongkar
Bareskrim Tangkap Kurir Ko Erwin di Pekanbaru, Bongkar Peredaran Sabu 1,5 Kg di Bima
Ancaman Penutupan Selat Hormuz, Gubernur DKI Pastikan Stok Pangan Aman
Rusia Bersedia Terima Usulan Jaminan Keamanan dari Amerika Serikat

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:57 WIB

MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:00 WIB

Mencari Titik Temu: Upaya Rekonsiliasi dan Dialog Antar-Mazhab di Era Modern

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:29 WIB

Akar Sejarah Pembelahan Sunni-Syiah: Dari Suksesi Kepemimpinan hingga Peristiwa Karbala

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:10 WIB

Ribuan Jemaah Umrah Tertahan Konflik Timteng, DPR Desak Pemerintah Bertindak Cepat

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kasus Narkoba AKP Arifandi Efendi Berlanjut ke Pidana, Polri Tegas Tanpa Ampun

Berita Terbaru