Istana Gelar Bukber dengan Ulama Hari Ini, Isu Timur Tengah dan BoP Jadi Sorotan

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama tokoh ulama di Istana Kepresidenan Jakarta membahas konflik Timur Tengah dan keanggotaan Indonesia di Board of Peace. (Posnews/Sekpres)

Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama tokoh ulama di Istana Kepresidenan Jakarta membahas konflik Timur Tengah dan keanggotaan Indonesia di Board of Peace. (Posnews/Sekpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama para ulama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Selain mempererat silaturahmi Ramadan, pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas perkembangan geopolitik global.

Presiden dijadwalkan mengangkat isu eskalasi konflik Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, sekaligus menyoroti posisi Indonesia dalam keanggotaan Board of Peace (BoP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan agenda itu menjadi forum silaturahmi sekaligus dialog strategis.

“Presiden mengundang tokoh-tokoh agama dan ulama untuk buka puasa sore ini,” ujar Menag di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ia menegaskan, undangan mencakup pimpinan ormas Islam dan pengasuh pondok pesantren. Namun jumlah peserta menyesuaikan kapasitas ruangan.

Baca Juga :  Tembak Pemuda Pakai Airsoft Gun di Cilincing, Debt Collector Bonyok Dihajar Warga

Sebelumnya, pada Selasa (3/3/2026), Presiden Prabowo juga menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah mantan presiden, mantan wakil presiden, ketua umum partai politik, hingga eks menteri luar negeri di Istana Merdeka.

Pertemuan hampir empat jam itu membahas perkembangan geopolitik global, khususnya konflik Timur Tengah yang terus memanas.

MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace

Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Republik Indonesia keluar dari Board of Peace. Desakan itu muncul setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

MUI menilai keanggotaan dalam BoP belum efektif mendorong kemerdekaan Palestina secara adil dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Hujan Lebat Ancam Jabodetabek, BMKG Warning Petir dan Angin Kencang Sabtu Ini

“Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP,” tulis MUI dalam pernyataan resmi, Minggu (1/3/2026).

Selain itu, MUI mengutuk serangan yang dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan amanat Pembukaan UUD 1945 tentang ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Momentum Diplomasi dan Konsolidasi Nasional

Agenda buka puasa bersama ini bukan sekadar silaturahmi Ramadan. Pemerintah memanfaatkannya sebagai momentum konsolidasi nasional di tengah dinamika global.

Selain membahas konflik Timur Tengah, diskusi juga berpotensi menyentuh posisi diplomasi Indonesia di forum internasional.

Dengan demikian, pertemuan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus mempertegas sikap Indonesia terhadap isu perdamaian dunia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat
Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok
Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?
Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang
E3 dan Ukraina Sepakat Genjot Senjata Lawan Rudal Hipersonik
Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi
Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP
Trump Ngamuk dan Walk Out dari Wawancara NBC

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:26 WIB

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Juni 2026 - 16:21 WIB

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:02 WIB

Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?

Senin, 8 Juni 2026 - 14:51 WIB

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Juni 2026 - 12:39 WIB

Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi

Berita Terbaru

Ujian kedaulatan di Kaukasus. Rakyat Armenia memberikan suara dalam pemilu parlemen untuk menentukan arah masa depan geopolitik negara mereka antara Barat dan Rusia. Dok: AP Photo/Anthony Pizzoferrato)

INTERNASIONAL

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Jun 2026 - 17:26 WIB

Ketegangan baru di Selat Taiwan. Penjaga pantai Taiwan mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok yang menerobos wilayah perairan selatan mereka setelah aksi saling lempar peringatan keras. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Jun 2026 - 16:21 WIB

Sikap tegas Tehran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan aset negaranya bukan barang rampasan perang AS untuk membiayai ganti rugi sekutu Teluk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Jun 2026 - 14:51 WIB