JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β Banjir Jakarta masih merendam sejumlah wilayah ibu kota hingga Minggu (8/3/2026) sore.
Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (7/3/2026) membuat genangan meluas dan memicu banjir di banyak kawasan permukiman serta ruas jalan utama.
Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 15.00 WIB, sebanyak 115 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta masih tergenang air.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menjelaskan, banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya selama dua hari berturut-turut.
βHujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu hingga Minggu menyebabkan banjir di sejumlah wilayah ibu kota,β ujar Isnawa dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu.
Selain itu, BPBD juga mencatat kondisi banjir yang cukup mengkhawatirkan di beberapa titik. Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1,8 meter, terutama di kawasan permukiman padat.
Salah satu wilayah dengan genangan tertinggi berada di Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta Selatan, di mana sembilan RT terendam banjir dengan ketinggian 60 hingga 180 sentimeter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaran Banjir Jakarta di Tiga Wilayah
Jakarta Barat: 33 RT Tergenang
Di wilayah Jakarta Barat, banjir merendam 33 RT yang tersebar di sejumlah kelurahan, antara lain:
- Kedaung Kali Angke: 4 RT (70 cm)
- Rawa Buaya: 9 RT (60β120 cm)
- Jelembur Baru: 1 RT (40 cm)
- Kebon Jeruk: 1 RT (20 cm)
- Kedoya Selatan: 4 RT (70 cm)
- Kedoya Utara: 4 RT (20 cm)
- Sukabumi Selatan: 2 RT (100 cm)
- Joglo: 1 RT (65 cm)
- Kembangan Selatan: 5 RT (50β70 cm)
- Kembangan Utara: 2 RT (65 cm)
Jakarta Selatan: 51 RT Terendam
Sementara itu, Jakarta Selatan menjadi wilayah paling terdampak dengan total 51 RT yang terendam banjir.
Wilayah yang terdampak meliputi:
- Petogogan: 39 RT (70 cm)
- Kuningan Barat: 9 RT (60β180 cm)
- Pela Mampang: 1 RT (45 cm)
- Duren Tiga: 2 RT (60 cm)
Jakarta Timur: 31 RT Tergenang
Di Jakarta Timur, genangan air tercatat merendam 31 RT di beberapa kelurahan berikut:
- Pondok Bambu: 1 RT (70 cm)
- Cipinang Melayu: 12 RT (30β50 cm)
- Halim Perdana Kusuma: 15 RT (30β90 cm)
- Kebon Pala: 3 RT (20 cm)
16 Ruas Jalan Jakarta Ikut Tergenang
Selain permukiman warga, banjir Jakarta juga menggenangi 16 ruas jalan utama dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 40 sentimeter, sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Beberapa ruas jalan yang terdampak antara lain:
- Jalan Srengseng Raya
- Jalan Daan Mogot KM 13
- Jalan Green Garden Kedoya Utara
- Jalan Meruya Selatan
- Jalan Kapten Pierre Tendean
- Jalan Bintaro Permai Raya
- Jalan Swadarma Raya
- Jalan Puri Kembangan
- Jalan Kramat Raya
- Jalan Bendungan Hilir
- Jalan Petamburan II
Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Akibat banjir yang terus meluas, puluhan warga harus meninggalkan rumah mereka. BPBD mencatat 46 kepala keluarga (72 jiwa) mengungsi di Mushola Al Inayah, Pejaten Barat.
Selain itu, 12 kepala keluarga dengan total 50 jiwa juga mengungsi di Masjid Baitussalam, Kuningan Barat.
BPBD Kerahkan Tim dan Pompa Air
Untuk mempercepat penanganan, BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personel ke berbagai titik banjir.
Petugas bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk menyedot genangan air dan memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik.
Selain itu, petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan juga membantu menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi para penyintas banjir.
BPBD menargetkan genangan air dapat surut dalam waktu cepat jika intensitas hujan berkurang.
Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir dan genangan.
βJika terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi nomor layanan 112. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam non-stop,β kata Isnawa.
Sementara itu, warga di wilayah rawan banjir diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan di Jakarta. (red)
Editor : Hadwan





















