Jambret HP WN Jerman di Sawah Besar Diciduk, Polisi Ringkus Pelaku dan Penadah

Sabtu, 25 April 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Rampas Handphone. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Rampas Handphone. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi penjambretan terhadap warga negara asing sempat bikin geger Jakarta Pusat.

Polisi akhirnya menangkap dua pelaku yang merampas ponsel milik WN Jerman di kawasan Pos Bloc, Sawah Besar. Tak hanya itu, satu penadah barang curian juga ikut dibekuk.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 19 April 2026, saat korban berinisial R hendak menyeberang di Jalan Lapangan Banteng Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, korban terlihat sedang menggunakan ponselnya di dekat pelican crossing.

Dua pelaku berinisial Y dan F beraksi cepat. Mereka berboncengan sepeda motor, lalu nekat naik ke trotoar di depan Sekolah Santa Ursula.

Tanpa turun dari kendaraan, pelaku langsung merampas ponsel korban dan kabur ke arah Kemayoran.

Korban sempat mengejar, namun pelaku melesat lebih cepat dan menghilang di jalanan.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Terbitkan DPO Erwin Iskandar, Tersangka Kasus Narkotika Kelas Kakap

Aksi ini terekam kamera dashboard mobil warga dan viral di media sosial, memicu reaksi keras publik.

Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Dibekuk 3 Hari

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah TKP dan menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hasilnya, identitas pelaku berhasil dikantongi dalam waktu singkat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung menegaskan timnya bergerak cepat memburu pelaku.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi pelaku,” ujarnya, Sabtu (24/4/2026).

Hanya dalam tiga hari, polisi meringkus Y dan F di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara pada Rabu (22/4/2026).

Penadah Ikut Diciduk, Barang Bukti Diamankan

Pengembangan kasus tak berhenti di situ. Polisi menemukan bahwa ponsel korban sudah berpindah tangan ke penadah berinisial AHS.

Petugas langsung menangkap AHS dan mengamankan barang bukti.

Baca Juga :  Begal Celurit Gunung Sahari, 4 Pelaku Dibekuk Polisi Usai Rampas Motor & HP Korban

“Selain dua pelaku utama, kami juga mengamankan satu penadah,” tegas Reynold.

Kini ketiganya ditahan di Mapolres Jakarta Pusat dan menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi langsung menjerat para pelaku dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan.

Ancaman hukumannya tidak main-main, yakni hingga 7 tahun penjara.

Kasus ini kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan di ibu kota. Polisi mengingatkan agar warga tidak menggunakan ponsel secara terbuka di area rawan kejahatan.

Selain itu, aparat memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di titik-titik strategis yang sering menjadi sasaran pelaku kejahatan jalanan.

Dengan pengungkapan cepat ini, polisi menegaskan komitmennya: pelaku kejahatan jalanan tidak akan dibiarkan berkeliaran di Jakarta. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keiko Fujimori Unggul Tipis Atas Roberto Sánchez
Dubes Eropa Temui Wamenlu Rusia demi Upaya Damai
Donald Trump Nominasikan Jay Clayton Jadi Direktur Intelijen Nasional
Teror Penembakan Konsulat AS: Perwira Polisi Toronto Gugur
Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully Teman Bermain, CCTV Jadi Kunci Pengungkapan Kasus
Donald Trump Mengaku Sangat Menyukai Inflasi AS
Sengketa Bill Pulte Membawa Program Intelijen

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WIB

Keiko Fujimori Unggul Tipis Atas Roberto Sánchez

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:42 WIB

Dubes Eropa Temui Wamenlu Rusia demi Upaya Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:57 WIB

Donald Trump Nominasikan Jay Clayton Jadi Direktur Intelijen Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Teror Penembakan Konsulat AS: Perwira Polisi Toronto Gugur

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIB

Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai

Berita Terbaru

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keiko Fujimori Unggul Tipis Atas Roberto Sánchez

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:09 WIB

Membuka kembali jalur komunikasi tertutup. Duta besar Prancis, Jerman, dan Inggris menemui Wakil Menteri Luar Negeri Rusia di Moskow untuk memprotes eskalasi militer terbaru di Ukraina. Dok: REUTERS/Shamil Zhumatov

INTERNASIONAL

Dubes Eropa Temui Wamenlu Rusia demi Upaya Damai

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:42 WIB

Langkah taktis di tengah kebuntuan politik. Presiden Donald Trump menominasikan Jay Clayton sebagai Direktur Intelijen Nasional guna meloloskan perpanjangan undang-undang pengawasan intelijen asing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Nominasikan Jay Clayton Jadi Direktur Intelijen Nasional

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:57 WIB

Gugur dalam tugas kemanusiaan. Seorang perwira polisi Toronto tewas tertembak saat menyelidiki teror penembakan Konsulat Amerika Serikat oleh jaringan bersenjata. Dok: (Arlyn McAdorey/The Canadian Press via AP)

INTERNASIONAL

Teror Penembakan Konsulat AS: Perwira Polisi Toronto Gugur

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:51 WIB

Terobosan besar di jalur diplomasi Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat dan Iran bersiap menandatangani kesepakatan damai akhir pekan ini untuk membuka kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:50 WIB