BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Insiden mengerikan terjadi di kawasan Kota Bogor. Tabung gas LPG bocor memicu kobaran api yang melukai satu keluarga di wilayah Bogor Tengah.
Tiga korban mengalami luka bakar serius, bahkan salah satunya mencapai 80 persen.
Korban diketahui merupakan satu keluarga yang tinggal di rumah kontrakan. Mereka adalah MN (62), istrinya HE (42), dan anak perempuan mereka PR (7).
Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo membenarkan peristiwa tragis tersebut. Saat ini ketiga korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Benar, ada tiga korban luka bakar. Untuk sementara semuanya dirawat di RSUD Kota Bogor,” kata Waluyo, Selasa (10/3/2026).
Luka Bakar Parah Hingga 80 Persen
Polisi mengungkap kondisi korban cukup memprihatinkan. Sang ayah, MN, mengalami luka bakar paling parah.
Rinciannya, MN mengalami luka bakar hingga 80 persen, sementara HE dan anaknya PR masing-masing sekitar 50 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketiganya masih menjalani penanganan medis di RSUD Kota Bogor,” tegas Waluyo.
Api Tiba-tiba Menyambar Saat Keluarga Berkumpul
Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika HE hendak memasak di dapur rumah kontrakan mereka.
Namun situasi berubah dramatis. Tabung gas LPG 3 kilogram tiba-tiba bocor, lalu gas yang keluar langsung tersambar api.
Saat kejadian, seluruh anggota keluarga sedang berkumpul dan berbincang di ruang tengah.
Staf Bidang Operasi Tagana Kota Bogor Sumardi menjelaskan, api dengan cepat menyambar tubuh para korban yang berada tak jauh dari dapur.
“Pemilik rumah hendak memasak, tiba-tiba gas tiga kilogram bocor. Saat keluarga sedang berkumpul di ruang tengah, api langsung menyambar ketiga korban,” jelas Sumardi.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Melihat kobaran api dan kondisi korban yang terbakar, warga sekitar segera memberikan pertolongan.
Selanjutnya, ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Hingga kini, aparat masih melakukan pendataan serta penyelidikan awal terkait kebocoran tabung gas yang memicu insiden tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat lebih waspada saat menggunakan LPG, terutama memastikan regulator dan selang gas terpasang dengan aman agar tragedi serupa tidak terulang. (red)
Editor : Hadwan





















