22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soetta, Pemerintah Siapkan Pemulangan Gelombang Kedua

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Sugiono. (Posnews/@sugiono_56)

Menteri Luar Negeri Sugiono. (Posnews/@sugiono_56)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Indonesia mulai mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul memburuknya situasi keamanan di negara tersebut.

Sebanyak 22 WNI tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (10/3/2026) setelah dipulangkan menggunakan pesawat Turkish Airlines.

Mayoritas WNI yang kembali merupakan pelajar, sementara sebagian lainnya bekerja di Iran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan kedatangan 22 orang ini merupakan gelombang pertama repatriasi WNI dari Iran.

β€œHari ini 22 WNI tiba di Indonesia. Besok akan menyusul 10 orang pada gelombang kedua,” ujar Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba

Pemerintah memperkirakan jumlah WNI yang dipulangkan masih akan bertambah.

Karena itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama KBRI Teheran terus memfasilitasi proses repatriasi bagi warga yang ingin kembali ke tanah air.

Dalam proses evakuasi, pemerintah mempertimbangkan kondisi keamanan, kebijakan otoritas setempat, jalur evakuasi darat, serta ketersediaan wilayah udara agar perjalanan berlangsung aman.

Sebelumnya, Kemlu memutuskan melakukan evakuasi setelah memantau situasi keamanan di Iran yang semakin tidak stabil.

Baca Juga :  Bareskrim Tangkap DPO Narkoba di Bali, Usut Aliran Dana ke Eks Kasat Narkoba Kutai Barat

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menjelaskan, evakuasi dilakukan secara bertahap dengan rute awal melalui negara tetangga, Azerbaijan.

Pada tahap awal, pemerintah menargetkan 32 WNI keluar dari Iran sebagai kelompok pertama.

Tim KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan terus memantau situasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman hingga seluruh WNI yang ingin pulang dapat kembali ke Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:13 WIB

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB