Menag: Nuzulul Quran Harus Hidupkan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Bangsa

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum kebangkitan spiritual untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik di ruang pribadi maupun di ruang publik.

Ia menegaskan, ajaran Al-Qur’an tidak boleh berhenti pada bacaan dan pemahaman semata. Umat harus mewujudkan nilai-nilai Al-Qur’an secara nyata melalui perilaku, kebijakan, dan sikap hidup yang membawa kebaikan bagi masyarakat.

“Peringatan Nuzulul Quran malam ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan publik,” kata Nasaruddin dalam sambutannya di acara yang digelar di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, masyarakat tidak boleh berhenti pada membaca atau menghayati isi Al-Qur’an saja.

“Nilai-nilai Al-Qur’an harus benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Al-Qur’an Ajarkan Keadilan dan Persatuan

Menurut Nasaruddin, Al-Qur’an mengandung banyak nilai luhur yang sangat relevan bagi perjalanan bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut antara lain keadilan, persaudaraan, tanggung jawab moral, serta amanah menjaga kelestarian bumi.

Baca Juga :  Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025: Jadwal, Simulasi Online, dan Cara Daftar untuk SMA, SMP, dan SD

Ia mengingatkan bahwa Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai rahmat bagi seluruh alam yang membawa pesan kedamaian, persatuan, dan kemaslahatan bagi umat manusia.

Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan bangsa yang damai dan berkeadilan.

Dakwah Harus Menyejukkan, Bukan Memecah Belah

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengingatkan pentingnya dakwah yang menyejukkan dan mempersatukan umat.

Menurutnya, para ulama sejak dahulu mengajarkan bahwa dakwah harus menjadi sumber ketenangan dan penguat persaudaraan, bukan justru memicu konflik dan perpecahan.

Selain itu, Nasaruddin juga mengajak umat mendoakan para pemimpin bangsa agar Allah memberi mereka kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin negara.

Baca Juga :  Kepergok Curi Motor di Alam Sutera, 2 Pelaku Ditangkap Polisi Usai Kejar-kejaran

Ia mengutip pandangan ulama besar Al-Fudhail bin ‘Iyadh tentang pentingnya mendoakan pemimpin.

Nasaruddin mengutip perkataan Al-Fudhail, “Seandainya aku memiliki satu doa yang pasti dikabulkan, maka aku akan memanjatkannya untuk pemimpin.”

Menurut ulama tersebut, doa untuk diri sendiri hanya membawa manfaat pribadi. Namun doa untuk pemimpin akan membawa kebaikan bagi masyarakat dan negeri.

278 Tokoh Hadiri Peringatan Nuzulul Quran

Sebanyak 278 undangan dari berbagai kalangan menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara.

Mereka terdiri dari anggota kabinet, tokoh ormas Islam, pejabat tinggi negara, Forkopimda, tokoh agama, hingga anak-anak yatim.

Melalui momentum tersebut, Menag berharap nilai-nilai Al-Qur’an terus menjadi inspirasi dalam memperkuat persatuan bangsa serta mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan membawa rahmatan lil ‘alamin. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu
Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:06 WIB

KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Berita Terbaru