JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri turun langsung mengecek kesiapan pengamanan di Terminal Terpadu Pulogebang, Sabtu (14/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda memastikan seluruh jajaran Polda Metro Jaya telah menyiapkan skema pengamanan maksimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri.
Kapolda Metro Jaya menegaskan Polda Metro Jaya telah mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.
Aparat tidak hanya mengamankan jalur transportasi, tetapi juga menjaga pusat aktivitas publik serta objek vital di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Total ada 1.647 titik pengamanan yang kami siapkan di seluruh wilayah. Mulai dari pusat transportasi, sentra ekonomi hingga objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran,” ujar Asep Edi Suheri kepada wartawan di Terminal Pulogebang.
Ia menjelaskan, Polda Metro Jaya mendirikan 95 pos pengamanan, terdiri dari 68 pospam, 22 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu.
Polisi juga menempatkan 9 pos pantau arus mudik di sepanjang ruas Tol Jakarta–Cikampek untuk memantau pergerakan kendaraan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, aparat memperketat pengamanan di 83 kawasan sentra ekonomi serta 11 simpul transportasi utama.
Lokasi itu mencakup 4 terminal, 4 stasiun kereta, 2 bandara, dan 1 pelabuhan yang diprediksi menjadi titik lonjakan penumpang saat Lebaran.
Aparat juga mengamankan 471 kantor bank, 164 kantor Pegadaian, serta 621 objek vital seperti SPBU, instalasi PLN, dan depo Pertamina.
Polisi menyiapkan pengamanan di 13 lokasi malam takbiran serta 133 titik salat Id dan pembagian zakat.
Selain itu, polisi juga mengawasi 37 lokasi ziarah makam guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama libur Lebaran.
Aparat juga memberi perhatian khusus pada kawasan wisata. Sebanyak 68 destinasi wisata akan dipantau selama libur Lebaran, di antaranya Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, serta Taman Mini Indonesia Indah.
Pengawasan juga diperluas hingga kawasan wisata di Bekasi, Depok, dan Kepulauan Seribu yang diprediksi dipadati wisatawan selama libur Lebaran.
Amankan Lebaran 6.812 Personel Gabungan Diterjunkan
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini, aparat menerjunkan 6.812 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Jumlah itu terdiri dari 5.092 personel Polri, 416 TNI Kodam Jaya, 1.088 personel pemda dan instansi terkait, serta 216 unsur masyarakat. Polisi juga menyiagakan 57 ambulans dan 84 rumah sakit rujukan di wilayah Polda Metro Jaya.
Langkah ini dilakukan agar petugas dapat memberikan penanganan medis secara cepat jika terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat selama arus mudik.
Selain itu, polisi juga mengantisipasi potensi bencana musiman dengan menyiagakan 523 personel penanganan banjir di sejumlah titik rawan genangan.
Sementara itu, petugas juga menyiapkan 148 unit mobil pemadam kebakaran guna mendukung penanggulangan kebakaran selama periode mudik dan libur Lebaran.
Kapolda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan mudik. Ia meminta para pemudik memanfaatkan rest area jika merasa lelah agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas.
“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi call center 110 yang aktif selama 24 jam,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap kendaraan selama arus mudik. Kebijakan tersebut berlaku mulai 18 hingga 25 Maret 2026 untuk memperlancar mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung merayakan Idul Fitri. (red)
Editor : Hadwan





















