Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemudik menitipkan sepeda motor di kantor pemerintah DKI Jakarta sebelum berangkat mudik Lebaran 2026.
(Posnews/Kominfo)

Pemudik menitipkan sepeda motor di kantor pemerintah DKI Jakarta sebelum berangkat mudik Lebaran 2026. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, tancap gas siapkan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN.

Langkah ini diambil sebagai strategi hemat BBM sekaligus merespons dampak panasnya konflik Timur Tengah terhadap pasokan energi global.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI akan mengikuti arahan pemerintah pusat terkait penerapan WFH. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di kawasan Monas, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

WFH Jadi Senjata Hemat Energi

Selanjutnya, Pramono menjelaskan bahwa kebijakan WFH dipilih untuk menekan konsumsi bahan bakar di Ibu Kota.

Baca Juga :  Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Menurutnya, ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Iran, berpotensi menekan pasokan energi dunia, terutama gas dan BBM.

Karena itu, Pemprov DKI mengambil langkah antisipatif agar penggunaan energi tetap terkendali, terutama menjelang lonjakan mobilitas saat Lebaran 2026.

Di sisi lain, Pramono memastikan kondisi energi di Jakarta masih aman dan terkendali. Ia menegaskan pasokan BBM, LPG, dan energi lainnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Idulfitri.

Bahkan, ia menyebut cadangan energi masih tersedia dengan baik meski terjadi sedikit kenaikan harga.

Baca Juga :  Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama

Harga Pangan Naik Tipis, Stok Tetap Aman

Tak hanya energi, Pramono juga menyoroti pergerakan harga pangan. Ia mengakui terjadi kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai keriting, beras, dan daging.

Namun demikian, ia menegaskan kenaikan tersebut masih dalam batas wajar, yakni sekitar 1–3 persen, dan tidak mengganggu ketersediaan stok pangan di Jakarta.

β€œSecara keseluruhan, stok pangan di Jakarta tetap aman dan terkendali,” tegasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang
Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi
Donald Trump Desak Rusia Akhiri Perang Pasca-Pertemuan
Jakarta Peringkat Kedua Kota dengan Udara Terburuk di Dunia, Warga Diminta Waspada
Prediksi Cuaca Jabodetabek, Cerah Seharian hingga Hujan Ringan di Malam Hari

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01 WIB

Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:54 WIB

Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:49 WIB

Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi

Berita Terbaru

Hubungan sekutu yang retak. Presiden Donald Trump mengecam keras Benjamin Netanyahu karena rencana pengeboman Beirut mengancam kelangsungan rencana damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:21 WIB

Sisi jenaka diplomasi global. Rekaman mikrofon bocor menangkap obrolan santai para pemimpin G7 mengenai kebiasaan merokok, sepak bola, hingga teka-teki Greenland. Dok: (Christian Hartmann/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:12 WIB

Menghalau senapan mesin siber. SoftBank dan OpenAI meluncurkan layanan keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) guna melindungi sistem infrastruktur vital Jepang. Dok: (AP Photo/Hiro Komae)

TEKNOLOGI

Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Rabu, 17 Jun 2026 - 09:54 WIB