BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kota Besar Hari Ini, Hujan Lebat Mengguyur Seharian

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langit gelap disertai hujan lebat mengguyur kawasan Jakarta pada Rabu 18 Maret 2026.  (Posnews/Ist)

Langit gelap disertai hujan lebat mengguyur kawasan Jakarta pada Rabu 18 Maret 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca di wilayah Jabodetabek dan sejumlah kota besar di Indonesia pada Rabu (18/3/2026) diprediksi didominasi hujan dengan intensitas bervariasi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang.

Jabodetabek Diguyur Hujan Sejak Siang

Di Jakarta, cuaca pagi diperkirakan berawan. Namun, memasuki siang hingga malam, hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah.

Sementara itu, Bogor dan Depok diprediksi lebih dulu diguyur hujan sejak siang dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini berpotensi memicu genangan di sejumlah titik rawan.

Selanjutnya, Tangerang dan Bekasi juga akan mengalami hujan pada sore hingga malam hari. Warga diminta waspada terhadap potensi angin kencang dan petir.

Baca Juga :  Tragis, Pemuda MY Tewas Ditusuk di Cilincing Gara-Gara Cinta Segitiga

Kota Besar Lain Ikut Diguyur

Di luar Jabodetabek, cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di berbagai kota besar. Bandung diperkirakan hujan sejak siang, sedangkan Surabaya berpotensi hujan ringan pada sore hari.

Kemudian, Semarang diprediksi mengalami hujan disertai petir pada sore hingga malam. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah timur, Makassar dan Manado diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas sedang. Sementara Medan berpotensi hujan lebat pada malam hari.

Baca Juga :  BMKG Ramal Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Guyur Jakarta hingga Bogor

Waspada Cuaca Ekstrem dan Dampaknya

BMKG menegaskan, kondisi atmosfer saat ini masih mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, hingga pohon tumbang.

Selain itu, pengendara diimbau berhati-hati karena jalan licin dan jarak pandang berkurang saat hujan deras.

Tips Aman Hadapi Cuaca Buruk

Agar tetap aman saat beraktivitas, masyarakat disarankan:

  • Membawa payung atau jas hujan saat bepergian
  • Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan petir
  • Memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat
  • Memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter
Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?
Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah
Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama
Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Dini Hari Ini, Menhub Pastikan Kapal Siaga Penuh
TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS
Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:09 WIB

Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:06 WIB

Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:17 WIB

Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:03 WIB

Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:02 WIB

Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Dini Hari Ini, Menhub Pastikan Kapal Siaga Penuh

Berita Terbaru