CIREBON, POSNEWS.CO.ID – Aksi nekat pencurian motor saat momen Lebaran bikin geger warga Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (22/3/2026).
Dua pelaku yang kepergok beraksi langsung ditangkap warga. Tak butuh waktu lama, emosi massa meledak. Keduanya pun babak belur dihajar warga yang geram.
Tak lama setelah kejadian, rekaman video penangkapan pelaku langsung beredar luas di grup aplikasi perpesanan.
Dalam video itu, terlihat dua pria sudah dalam kondisi tak berdaya.
Tangan mereka terikat tali, sementara warga mengerubungi sambil meluapkan kemarahan. Teriakan pun terdengar lantang, menandakan kekesalan warga yang memuncak.
“Bada-bada ana maling motor!” teriak seorang warga dalam video, menegaskan bahwa aksi pencurian terjadi di tengah suasana Lebaran.
Polisi Gerak Cepat, Pelaku Dievakuasi ke Rumah Sakit
Menanggapi laporan warga, aparat dari Polsek Mundu langsung turun tangan. Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, memastikan petugas bergerak cepat menuju lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di tempat kejadian perkara sekitar pukul 09.00 WIB, polisi segera mengamankan kedua pelaku.
Selain itu, petugas juga mengevakuasi pelaku yang sudah mengalami luka akibat amukan massa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Peristiwa ini bermula saat korban memarkir sepeda motor di depan rumah dalam kondisi kunci masih menempel.
Celah itu langsung dimanfaatkan pelaku yang datang menggunakan motor lain.
Tanpa ragu, pelaku membawa kabur kendaraan tersebut. Namun, aksi mereka tidak berjalan mulus.
Teriakan Korban Picu Pengejaran Dramatis
Korban yang menyadari motornya dicuri langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Selanjutnya, warga bergerak cepat melakukan pengejaran secara spontan. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar tetap waspada, meski dalam suasana hari raya.
Sementara itu, polisi memastikan proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan. Di sisi lain, warga diminta tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat berwenang. (red)
Editor : Hadwan




















