P21! Bareskrim Polri Limpahkan Tersangka dan 30 Kg Sabu ke Kejari Badung Bali

Selasa, 7 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Narkoba Naik P21, Bareskrim Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Jumbo ke Jaksa di Bali. (Posnews/Ist)

Kasus Narkoba Naik P21, Bareskrim Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Jumbo ke Jaksa di Bali. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus narkotika besar resmi naik tahap P21.

Penyidik Bareskrim Polri langsung bergerak cepat melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti dalam jumlah jumbo ke Kejaksaan Negeri Badung, Bali, Selasa (7/4/2026).

Langkah ini menandai berkas perkara telah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum (JPU), sehingga proses hukum kini memasuki tahap penuntutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelimpahan Tahap II Berjalan Lancar

Penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen melaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) mulai pukul 10.00 WITA di Bali.

Dua tersangka, Gusliadi dan Ardi Alfayat, resmi diserahkan kepada pihak jaksa.

Selain itu, tim JPU dari Kejati Bali turut hadir dan langsung melakukan pemeriksaan administrasi serta verifikasi barang bukti. Proses berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan.

Baca Juga :  Digital Detox 101: Cara Memutus Kecanduan Gadget

Barang Bukti Fantastis: Puluhan Kilogram Sabu hingga Ekstasi

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar yang mengindikasikan jaringan serius berskala luas.

Rinciannya:

  • Sabu: total lebih dari 30 kilogram (gabungan dua tas)
  • Ekstasi: ratusan butir (lebih dari 700 butir)
  • Happy Water (MDMA): beberapa paket siap edar
  • Alat hisap sabu dan perlengkapan lainnya

Sebagian kecil barang bukti telah disisihkan untuk uji laboratorium, sementara sisanya dimusnahkan sesuai prosedur hukum.

Modus Rapi, Kemasan Teh China hingga Logo Unik

Menariknya, sindikat ini menggunakan modus penyamaran dengan kemasan teh China bermerek Guanyinwang dan plastik bergambar Tikus 99 untuk mengelabui petugas.

Sementara itu, pil ekstasi dikemas dengan logo unik menyerupai Transformer, yang diduga menjadi ciri khas jaringan tertentu.

Baca Juga :  DPR Desak Polisi Ungkap Tiga Orang Hilang Pasca Demo Agustus 2025

Status P21 menegaskan bahwa penyidikan telah rampung dan siap masuk meja hijau. Artinya, jaksa segera menyusun dakwaan dan melimpahkan perkara ke pengadilan.

Langkah cepat ini sekaligus menunjukkan komitmen aparat dalam menindak tegas peredaran narkoba lintas wilayah, khususnya jalur Bali yang kerap menjadi target sindikat internasional.

Polisi Buru Jaringan Lebih Besar

Meski dua tersangka sudah dilimpahkan, penyidik memastikan pengembangan kasus terus berjalan.

Polisi kini memburu kemungkinan adanya aktor lain di balik distribusi narkotika dalam jumlah besar tersebut.

Dengan pengungkapan ini, aparat berharap dapat memutus rantai peredaran narkoba sekaligus menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Pabrik Pil Zenith di Semarang, Produksi Tembus 1,1 Juta Butir
Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung
Janda di Lampung Ditemukan Tewas Terikat, Polisi Buru Pelaku Dugaan Perampokan
Tragedi Pantura! Truk Hantam Pikap Pengantin, 11 Tewas
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Bogor, BPBD Salurkan 200 Ribu Liter Air
Polisi Amankan Airsoft Gun dan 7 Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Depok
Polisi Bongkar Jaringan Senjata KKB, Buronan AG Ditangkap di Jayapura
Psikotropika Disamarkan dalam Kopi dan Susu Cokelat, 2 WN China Dibekuk di Soetta

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 10:39 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Pil Zenith di Semarang, Produksi Tembus 1,1 Juta Butir

Senin, 13 Juli 2026 - 09:37 WIB

Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung

Senin, 13 Juli 2026 - 05:59 WIB

Tragedi Pantura! Truk Hantam Pikap Pengantin, 11 Tewas

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:10 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Bogor, BPBD Salurkan 200 Ribu Liter Air

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:52 WIB

Polisi Amankan Airsoft Gun dan 7 Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Depok

Berita Terbaru

Dok, petugas kepolisian bersama Tim Gegana menyisir area SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, usai menerima ancaman bom melalui pesan WhatsApp. (Posnews/SDN Srengseng Sawah)

JABODETABEK

Pesan WhatsApp Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 Pagi

Senin, 13 Jul 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

DAERAH

Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung

Senin, 13 Jul 2026 - 09:37 WIB