KAPUAS, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa berdarah mengguncang Desa Pujon Seberang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Seorang pria berinisial J alias L (28) tega membacok ayah kandungnya, N (61), hingga tewas setelah diduga tak tahan sering dimarahi.
Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Danny Arrizal Saputra mengatakan pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena menyimpan rasa kesal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelaku marah dan dongkol karena sering dimarahi,” kata Danny, Senin (13/7/2026).
Pembunuhan terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Beberapa jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.
Peristiwa bermula dari cekcok antara ayah dan anak. Awalnya, keluarga mengira pertengkaran itu biasa sehingga tidak berusaha melerai.
Namun, situasi berubah menjadi tragedi ketika terdengar teriakan dari dalam rumah.
Saat keluarga keluar, korban ditemukan tergeletak di kolong bagian depan rumah dengan tubuh bersimbah darah.
Korban mengalami luka bacok di belakang leher, punggung, dan lutut hingga akhirnya meninggal dunia.
Warga segera melapor ke Polres Kapuas. Polisi kemudian mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyita barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap pembunuhan tersebut.
Penyidik masih mendalami motif dan melengkapi berkas perkara. Pelaku kini ditahan dan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. **
Editor : Hadwan













