Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung

Senin, 13 Juli 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

KAPUAS, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa berdarah mengguncang Desa Pujon Seberang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Seorang pria berinisial J alias L (28) tega membacok ayah kandungnya, N (61), hingga tewas setelah diduga tak tahan sering dimarahi.

Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Danny Arrizal Saputra mengatakan pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena menyimpan rasa kesal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku marah dan dongkol karena sering dimarahi,” kata Danny, Senin (13/7/2026).

Baca Juga :  78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi

Pembunuhan terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Beberapa jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.

Peristiwa bermula dari cekcok antara ayah dan anak. Awalnya, keluarga mengira pertengkaran itu biasa sehingga tidak berusaha melerai.

Namun, situasi berubah menjadi tragedi ketika terdengar teriakan dari dalam rumah.

Saat keluarga keluar, korban ditemukan tergeletak di kolong bagian depan rumah dengan tubuh bersimbah darah.

Baca Juga :  Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026 Masih Dibahas, Pemerintah Pastikan JKN Berkelanjutan

Korban mengalami luka bacok di belakang leher, punggung, dan lutut hingga akhirnya meninggal dunia.

Warga segera melapor ke Polres Kapuas. Polisi kemudian mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyita barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap pembunuhan tersebut.

Penyidik masih mendalami motif dan melengkapi berkas perkara. Pelaku kini ditahan dan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baku Tembak di Nduga Tewaskan Dua Orang, TNI Temukan Uang Rp88 Juta dan 18 HP
Pesawat Asian One Air Keluar Landasan di Papua Tengah, 2 Anggota TNI Terluka
Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk
Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi
Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak
Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut
Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta
Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Baku Tembak di Nduga Tewaskan Dua Orang, TNI Temukan Uang Rp88 Juta dan 18 HP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut

Berita Terbaru

Proyek megah pesisir Vingroup di Can Gio mengancam keberadaan hutan mangrove pelindung banjir Kota Ho Chi Minh. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:36 WIB