Korea Selatan Bidik Afrika guna Atasi Kelumpuhan Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang damai dari Buergenstock. Delegasi Amerika Serikat dan Iran menyepakati peta jalan transisi 60 hari guna mengakhiri perang dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

Peluang damai dari Buergenstock. Delegasi Amerika Serikat dan Iran menyepakati peta jalan transisi 60 hari guna mengakhiri perang dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

SEOUL, POSNEWS.CO.ID – Korea Selatan merombak peta logistik energinya secara agresif. Menteri Luar Negeri Cho Hyun mengonfirmasi pengerahan utusan ke Afrika. Delegasi menuju Afrika Utara dan Tengah guna menjajaki rute pasokan baru.

Kebijakan ini muncul setelah Presiden Lee Jae Myung mendesak kabinet. Beliau meminta solusi cepat atas disrupsi maritim yang kian parah. Seoul berupaya meminimalkan ketergantungan pada Selat Hormuz. Jalur tersebut kini praktis lumpuh akibat konflik Washington dan Teheran.

Ekspansi ke Aljazair dan Libya

Deputi Menlu Park Jong-han memulai kunjungan ke Aljazair dan Libya. Ia membahas potensi kerja sama rantai pasok jangka panjang. Kementerian akan aktif mengupayakan pengiriman utusan kepresidenan. Rencana ini melibatkan konsultasi dengan Asosiasi Perminyakan Korea.

Langkah ini menjamin sektor industri tetap mendapatkan bahan baku stabil. Pemerintah mewaspadai gejolak harga komoditas global tahun 2026. Penguatan stok nasional menjadi prioritas utama kabinet saat ini.

Misi Khusus di Republik Kongo dan Timur Tengah

Pemerintah menunjuk Jung Hai-ung sebagai utusan khusus Republik Kongo. Jung mengemban mandat untuk membuka akses sumber daya alternatif di sana. Secara simultan, Istana Presiden mengerahkan Kang Hoon-sik ke Timur Tengah.

Utusan khusus Chung Byung-ha terus menjalin kontak dengan Teheran. Misi ini menjamin keselamatan warga dan awak kapal Korea Selatan. Pihak kementerian memantau ketat setiap kapal yang melintasi zona konflik.

Baca Juga :  Marco Rubio dan Paus Leo XIV Berkomitmen Perbaiki Hubungan

Kedaulatan Energi di Tengah Perang AS-Iran

Kelumpuhan Selat Hormuz mengancam ekonomi Korea Selatan secara eksistensial. Seoul sangat bergantung pada impor hidrokarbon. Maka, perluasan mitra dagang di luar Teluk menjadi keharusan strategis.

Kerja sama dengan Aljazair dan Libya memberikan keuntungan geografis. Lokasi ini lebih aman dari jangkauan rudal dan blokade maritim. Diplomasi di Afrika menentukan ketangguhan ekonomi Seoul menghadapi krisis 2026.

Menanti Kepastian Logistik Global

Masa depan ketahanan nasional bergantung pada efektivitas kerja sama ini. Diversifikasi sumber daya menjaga stabilitas harga energi domestik. Dunia internasional memantau apakah langkah berani Seoul memicu tren regional.

Persaingan AS-Iran semakin kaku. Kedaulatan ekonomi melalui diplomasi mandiri menjadi instrumen pertahanan utama Korea Selatan. Jakarta dan Tokyo kemungkinan besar akan mengikuti langkah diversifikasi serupa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru