Korea Selatan Bidik Afrika guna Atasi Kelumpuhan Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mencari napas di Afrika. Pemerintah Korea Selatan mengerahkan utusan khusus ke Aljazair, Libya, dan Republik Kongo guna mengamankan rute pasok alternatif setelah perang Amerika Serikat-Iran melumpuhkan navigasi di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

Mencari napas di Afrika. Pemerintah Korea Selatan mengerahkan utusan khusus ke Aljazair, Libya, dan Republik Kongo guna mengamankan rute pasok alternatif setelah perang Amerika Serikat-Iran melumpuhkan navigasi di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

SEOUL, POSNEWS.CO.ID – Korea Selatan merombak peta logistik energinya secara agresif. Menteri Luar Negeri Cho Hyun mengonfirmasi pengerahan utusan ke Afrika. Delegasi menuju Afrika Utara dan Tengah guna menjajaki rute pasokan baru.

Kebijakan ini muncul setelah Presiden Lee Jae Myung mendesak kabinet. Beliau meminta solusi cepat atas disrupsi maritim yang kian parah. Seoul berupaya meminimalkan ketergantungan pada Selat Hormuz. Jalur tersebut kini praktis lumpuh akibat konflik Washington dan Teheran.

Ekspansi ke Aljazair dan Libya

Deputi Menlu Park Jong-han memulai kunjungan ke Aljazair dan Libya. Ia membahas potensi kerja sama rantai pasok jangka panjang. Kementerian akan aktif mengupayakan pengiriman utusan kepresidenan. Rencana ini melibatkan konsultasi dengan Asosiasi Perminyakan Korea.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri HP Modus Lempar Bola di Transjakarta, Begini Cara Antisipasinya

Langkah ini menjamin sektor industri tetap mendapatkan bahan baku stabil. Pemerintah mewaspadai gejolak harga komoditas global tahun 2026. Penguatan stok nasional menjadi prioritas utama kabinet saat ini.

Misi Khusus di Republik Kongo dan Timur Tengah

Pemerintah menunjuk Jung Hai-ung sebagai utusan khusus Republik Kongo. Jung mengemban mandat untuk membuka akses sumber daya alternatif di sana. Secara simultan, Istana Presiden mengerahkan Kang Hoon-sik ke Timur Tengah.

Utusan khusus Chung Byung-ha terus menjalin kontak dengan Teheran. Misi ini menjamin keselamatan warga dan awak kapal Korea Selatan. Pihak kementerian memantau ketat setiap kapal yang melintasi zona konflik.

Kedaulatan Energi di Tengah Perang AS-Iran

Kelumpuhan Selat Hormuz mengancam ekonomi Korea Selatan secara eksistensial. Seoul sangat bergantung pada impor hidrokarbon. Maka, perluasan mitra dagang di luar Teluk menjadi keharusan strategis.

Baca Juga :  Musim Dingin Mencekam di Gaza: Satu Juta Warga Tanpa Atap

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama dengan Aljazair dan Libya memberikan keuntungan geografis. Lokasi ini lebih aman dari jangkauan rudal dan blokade maritim. Diplomasi di Afrika menentukan ketangguhan ekonomi Seoul menghadapi krisis 2026.

Menanti Kepastian Logistik Global

Masa depan ketahanan nasional bergantung pada efektivitas kerja sama ini. Diversifikasi sumber daya menjaga stabilitas harga energi domestik. Dunia internasional memantau apakah langkah berani Seoul memicu tren regional.

Persaingan AS-Iran semakin kaku. Kedaulatan ekonomi melalui diplomasi mandiri menjadi instrumen pertahanan utama Korea Selatan. Jakarta dan Tokyo kemungkinan besar akan mengikuti langkah diversifikasi serupa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Asta Cita, Polres Tanggamus Garap Lahan 1 Hektar untuk Bawang Putih
Bareskrim Bongkar Sindikat Phishing Internasional, Raup Rp25 Miliar dari Jual Tools Hacker
Begal Sadis Gunung Sahari Jakarta Pusat Viral, 4 Pelaku Todong Celurit Rampas Korban
Pramono Anung Lantik 11 Pejabat DKI Jakarta Secara Tertutup, Ini Daftar Lengkapnya
Tawuran Viral di Tamansari, Polisi Tangkap 3 Remaja, Satu Terbukti Pakai Sabu
Bareskrim Bongkar 21,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Bengkalis, Nilai Hampir Rp40 Miliar
Amerika Serikat Resmi Blokade Selat Hormuz guna Tekan Harga Bensin dan Nuklir Iran
Michelle Park Steel Dinominasikan Sebagai Duta Besar AS

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:49 WIB

Program Asta Cita, Polres Tanggamus Garap Lahan 1 Hektar untuk Bawang Putih

Rabu, 15 April 2026 - 22:21 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Phishing Internasional, Raup Rp25 Miliar dari Jual Tools Hacker

Rabu, 15 April 2026 - 22:03 WIB

Begal Sadis Gunung Sahari Jakarta Pusat Viral, 4 Pelaku Todong Celurit Rampas Korban

Rabu, 15 April 2026 - 21:48 WIB

Pramono Anung Lantik 11 Pejabat DKI Jakarta Secara Tertutup, Ini Daftar Lengkapnya

Rabu, 15 April 2026 - 21:29 WIB

Tawuran Viral di Tamansari, Polisi Tangkap 3 Remaja, Satu Terbukti Pakai Sabu

Berita Terbaru