Teror Air Keras di Parung Panjang, 3 Pelajar Jadi Korban – 2 Jalani Operasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Aksi sadis menggunakan air keras mengguncang Kabupaten Bogor.

Polisi mengungkap jumlah korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Parung Panjang mencapai tiga pelajar, dengan dua korban kini berjuang menjalani operasi di rumah sakit.

Kasat PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menegaskan aparat masih terus memburu pelaku sekaligus mendalami motif di balik serangan sadis tersebut.

“Korban ada tiga orang. Dua masih dirawat di rumah sakit dan menjalani operasi, sementara satu korban mengalami luka bakar di wajah namun masih bisa beraktivitas,” ujar Silfi, Selasa (28/4/2026).

Korban Kritis, Operasi Berulang

Selanjutnya, kondisi dua korban disebut cukup serius. Tim medis bahkan menjadwalkan beberapa tahap operasi lanjutan untuk memulihkan luka bakar yang diderita.

Baca Juga :  Gubernur DKI Lepas 584 “Pasukan Putih” Bantu Warga Rentan Jakarta

Namun hingga kini, persentase luka bakar belum dapat dipastikan karena proses penyembuhan masih berlangsung. Polisi juga masih menunggu hasil visum resmi dari rumah sakit.

“Korban masih dalam tahap pemulihan, sehingga hasil visum belum keluar. Informasinya masih akan ada beberapa kali operasi lagi,” jelas Silfi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu Sekolah, Jadi Target Misterius

Fakta mengejutkan terungkap. Ketiga korban diketahui berasal dari sekolah yang sama. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pelaku telah mengincar korban secara spesifik.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif pasti dan masih mengumpulkan bukti serta keterangan saksi.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Senin malam (20/4/2026). Awalnya, dua korban pulang sekolah dan sempat nongkrong sebelum kembali ke rumah.

Baca Juga :  TNI Siap Kirim 8.000 Prajurit ke Gaza, Target Berangkat April–Juni 2026

Namun nahas, di tengah perjalanan, pelaku tiba-tiba menyiramkan cairan diduga air keras ke arah korban, lalu kabur tanpa jejak.

“Korban disiram saat dalam perjalanan pulang. Saat ini korban belum bisa diperiksa karena masih fokus pemulihan,” ungkap Silfi.

Saat ini, aparat terus melakukan penyelidikan intensif, termasuk memburu pelaku yang masih misterius.

Polisi juga meningkatkan koordinasi untuk mengungkap identitas dan motif di balik aksi keji tersebut.

Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui informasi mencurigakan.

Kasus ini kembali menyoroti maraknya kekerasan brutal terhadap pelajar, sekaligus menjadi alarm keras bagi keamanan lingkungan di wilayah Bogor. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka TPPU Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota Terseret
Trump Sebut Iran dalam Kondisi Runtuh Saat Harga Minyak Melambung
Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump
Pelantikan Kajati dan Pejabat Eselon II, Fokus Integritas dan Transformasi Digital
Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran
Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Temukan Pria Tenggelam di BKT, Evakuasi 4 Jam
KKB Tembaki Warga Sipil di Yahukimo, Dua Orang Terluka – Pelaku Diburu
Musk di Meja Hijau: Sebut OpenAI Curi Badan Amal dalam Sidang Perdana

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka TPPU Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota Terseret

Rabu, 29 April 2026 - 17:48 WIB

Trump Sebut Iran dalam Kondisi Runtuh Saat Harga Minyak Melambung

Rabu, 29 April 2026 - 16:42 WIB

Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Pelantikan Kajati dan Pejabat Eselon II, Fokus Integritas dan Transformasi Digital

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Berita Terbaru

Manipulasi digital di tengah krisis. Facebook dibanjiri konten

INTERNASIONAL

Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:42 WIB

Diplomasi di meja makan. Presiden Donald Trump mengeklaim dukungan Raja Charles III atas kebijakan nuklir Iran dalam jamuan kenegaraan yang berlangsung di tengah ketegangan hubungan AS-Inggris. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:39 WIB