WNI Ditangkap di Mekkah! Sindikat Penipuan Haji Ilegal Terbongkar, Pakai Atribut Petugas

Kamis, 30 April 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah.  (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tiga pria yang diduga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat keamanan Mekkah, Arab Saudi, Selasa (28/4/2026).

Mereka diduga terlibat praktik penipuan dan penggelapan layanan haji ilegal yang menyasar calon jemaah.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, membenarkan penangkapan tersebut.

Informasi itu diterima melalui KJRI Jeddah yang langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat.

“Ketiganya diduga menjalankan penipuan layanan haji, termasuk menyebarkan iklan palsu melalui media sosial,” ujar Heni, Kamis (30/4/2026).

Modus para pelaku terbilang rapi. Mereka menawarkan paket haji nonprosedural dengan iming-iming keberangkatan cepat tanpa antre.

Baca Juga :  Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta

Korban yang tergiur kemudian diminta menyetor uang dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, praktik ilegal itu akhirnya terbongkar. Aparat menemukan barang bukti berupa uang tunai, perangkat komputer, serta kartu haji yang diduga palsu.

Bahkan, dua pelaku disebut mengenakan atribut petugas haji Indonesia saat beraksi.

Selanjutnya, aparat keamanan Arab Saudi langsung menangkap ketiganya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, KJRI Jeddah memastikan terus memantau perkembangan kasus ini.

Pemerintah Indonesia juga melakukan verifikasi identitas para pelaku sekaligus memberikan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami terus berkoordinasi untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan,” kata Heni.

Baca Juga :  Motor Warga Raib Dekat Pos Polisi, Polsek Penjaringan Minta Maaf dan Evaluasi Pengamanan

Di sisi lain, pemerintah mengingatkan seluruh WNI agar tidak tergiur tawaran haji ilegal. Arab Saudi menerapkan aturan ketat dengan prinsip laa hajja bi al tasreh atau tidak ada haji tanpa izin resmi.

Karena itu, masyarakat diminta memastikan seluruh proses ibadah haji dilakukan melalui jalur resmi guna menghindari penipuan maupun sanksi hukum.

Kasus ini menjadi peringatan serius. Praktik haji ilegal masih marak dan memanfaatkan celah ketidaktahuan calon jemaah.

Warga pun diminta lebih waspada sebelum memutuskan berangkat ke Tanah Suci. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata
Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja
Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar
May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung
Raja Charles III Beri Penghormatan di Ground Zero dan Kunjungi Harlem
Kepingan Logam di Gunung Takachiho yang Menyatukan Keluarga Korban PD II
Geger! Mayat Remaja Tewas Terkubur di Rembang, Pelaku Ditangkap Saat Kabur

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29 WIB

Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 16:19 WIB

May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kamis, 30 April 2026 - 15:24 WIB

Trump Bersiap untuk Blokade Panjang Iran: Temui Eksekutif Minyak Saat Harga Melambung

Berita Terbaru

Sinyal perdamaian dari Ruang Oval. Presiden Donald Trump mengusulkan gencatan senjata sementara di Ukraina saat memperingati berakhirnya Perang Dunia II, sembari menolak tawaran bantuan nuklir Iran dari Vladimir Putin sebelum perang di Eropa berakhir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:35 WIB

Konfrontasi di Kongres. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadapi tekanan dari anggota Partai Demokrat terkait biaya perang yang membengkak dan pembersihan kepemimpinan di Pentagon tanpa persetujuan Kongres. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:29 WIB