Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

GOWA, POSNEWS.CO.ID – Dua pelaku penikaman terhadap seorang pemuda di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah kasusnya viral di media sosial.

Kedua pelaku berinisial S dan R kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Gowa.

Peristiwa berdarah itu terjadi di depan Puskesmas Tompobulu, Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 22.40 WITA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui bernama Umar Sidik (24). Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut hingga sempat kritis.

Plt Kasatreskrim Polres Gowa, Iptu Arman Tarru, membenarkan kedua pelaku telah menyerahkan diri.

“Korban mengalami luka tusuk di bagian perut yang diduga dilakukan pelaku berinisial S dan R. Keduanya kini telah menyerahkan diri ke Polres Gowa,” ujar Arman, Minggu (4/5/2026) malam.

Baca Juga :  Mengapa Narasi Musuh Bersama Masih Laku di Politik Luar Negeri?

Kronologi Kejadian

Kasus ini bermula saat mobil korban mogok ketika ia pulang ke rumahnya di Dusun Pajagalung, Desa Tanete.

Korban kemudian berhenti di lokasi yang sepi untuk memeriksa kendaraannya. Namun, suara knalpot mobil yang cukup bising diduga memancing perhatian warga sekitar.

Tak lama kemudian, dua pelaku mendatangi korban untuk menegur. Namun, teguran itu berubah menjadi cekcok hingga berujung penikaman.

Pelaku langsung menusuk perut korban hingga Umar terjatuh dalam kondisi kritis. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Warga yang melihat kejadian itu segera membawa korban ke Puskesmas Tompobulu.

Karena kondisinya memburuk, tenaga medis merujuk korban ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto sebelum akhirnya dipindahkan ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk perawatan lanjutan.

Sementara itu, keluarga korban bersama warga sempat mendatangi Polsek Tompobulu dan mendesak polisi segera menangkap pelaku. Video insiden itu kemudian viral di media sosial.

Baca Juga :  Jakarta Fair Kemayoran 2026 Digelar 32 Hari, Ribuan Produk Siap Dipamerkan

Sehari setelah kejadian, S dan R akhirnya menyerahkan diri ke polisi didampingi keluarga mereka.

“Motif kejadian masih kami dalami. Ada dua pelaku yang menyerahkan diri dan ibunya ikut datang ke kantor polisi,” kata Arman.

Hingga kini, polisi masih memburu barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku saat menusuk korban.

Selain itu, penyidik juga terus memeriksa saksi, berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, serta pemerintah setempat untuk meredam ketegangan pascakejadian.

Polisi mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat.

Sementara itu, penyidik menjerat kedua pelaku dengan pasal penganiayaan berat dalam KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur
Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan
Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral
Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:51 WIB

Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:57 WIB

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:14 WIB

Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Berita Terbaru

Dokter urologi menjelaskan gejala pembesaran prostat yang menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari dan mengganggu kualitas hidup. (Posnews/ist)

KESEHATAN

Sering Bangun Malam untuk Kencing? Bisa Jadi Gejala BPH

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:37 WIB

Lompatan besar seri POVA. Tecno resmi meluncurkan POVA 8 dengan inovasi layar belakang Alive Matrix Display dan kapasitas baterai monster 8000 mAh. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:32 WIB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB