Kemendikdasmen Tutup Data Baru Guru Honorer di Dapodik, Fokus 237 Ribu Guru

Senin, 11 Mei 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen GTK Kemendikdasmen memberikan keterangan soal nasib guru honorer di Jakarta. (Posnews/Ist)

Dirjen GTK Kemendikdasmen memberikan keterangan soal nasib guru honorer di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia memastikan belum membuka opsi penambahan data guru honorer baru ke sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Pemerintah saat ini memilih fokus menuntaskan nasib guru non-ASN yang sudah terdaftar hingga 31 Desember 2024.

Kebijakan itu disampaikan Dirjen GTK Kemendikdasmen Nunuk Suryani dalam Taklimat Media terkait Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 di Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nunuk menegaskan data guru dalam Dapodik per 31 Desember 2024 menjadi acuan utama pemerintah.

Setelah tanggal tersebut, sekolah tidak bisa lagi menambahkan guru baru ke dalam sistem.

“Itu menjadi basis data kami dan setelah itu tidak bisa lagi masuk Dapodik karena itu amanah undang-undang,” kata Nunuk.

Baca Juga :  BNN Warning Keras Soal Gas Tertawa Whip Pink, Bahaya Mematikan Mengintai Anak Muda

Akibatnya, guru non-ASN yang belum terdaftar hingga batas waktu tersebut tidak bisa mengikuti proses redistribusi maupun penyelesaian status.

Pemerintah Fokus pada 237 Ribu Guru

Kemendikdasmen mencatat masih ada 237.196 guru non-ASN yang aktif mengajar hingga akhir 2026.

Pemerintah kini memprioritaskan penyelesaian status mereka sesuai arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia terkait seleksi PPPK.

Nunuk menegaskan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 bukan kebijakan penghentian guru honorer.

Sebaliknya, aturan itu memberi kepastian hukum agar guru non-ASN tetap bisa mengajar dan menerima gaji hingga akhir tahun.

Baca Juga :  Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, 26 Tersangka Ditangkap

DPR Desak Nasib Guru Honorer Diselamatkan

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan guru honorer.

Ia menilai pemerintah tak boleh hanya menawarkan solusi sementara.

Menurutnya, pemerintah harus menghitung ulang kebutuhan guru nasional agar distribusi tenaga pengajar lebih merata.

Lalu juga mendorong pemerintah menghapus perbedaan status guru seperti PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.

Ia mengusulkan seluruh guru direkrut melalui satu sistem nasional agar status, karier, dan kesejahteraan lebih adil.

“Guru adalah fondasi pembangunan SDM Indonesia. Negara harus memberi kepastian status dan kesejahteraan yang setara,” tegasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB