Penyekapan Anak di Bandung Digagalkan, Pelaku Diduga Ancam Bakar Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penculikan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, penculikan. (Posnews/Ist)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID — Polisi mengamankan tiga anak di bawah umur setelah menggagalkan aksi penyekapan di sebuah rumah kawasan Jalan Lembah Nendeut, Selasa (12/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas penyekapan di lokasi tersebut.

Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin menyebut petugas langsung melakukan penyelamatan dan berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam kondisi selamat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketiga anak berhasil kami selamatkan dalam keadaan sehat tanpa luka,” kata Asep.

Baca Juga :  Raja Salman Salurkan Bantuan Pangan Rp6,4 Miliar untuk Indonesia Jelang Ramadan 2026

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga pelaku merupakan ayah kandung korban yang terlibat konflik dengan ibu anak-anak tersebut.

Namun, proses evakuasi sempat berlangsung dramatis karena pelaku melakukan perlawanan keras terhadap petugas.

Pelaku Diduga Siram Bensin dan Lepas Anjing

Situasi di lokasi semakin berbahaya ketika pelaku diduga menyiramkan bensin di sekitar rumah.

Selain itu, ia juga melepaskan anjing untuk menghalangi petugas yang hendak masuk ke dalam bangunan.

Baca Juga :  Komnas HAM Soroti Pembatasan Informasi Saat Demo DPR, Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

“Pelaku diduga berniat membakar rumah beserta korban yang disekap,” ungkap Asep.

Meski menghadapi ancaman, polisi tetap menerobos masuk dan mengevakuasi tiga korban yang masing-masing berusia 7 tahun, 5 tahun, dan 3 tahun.

Namun, saat petugas berhasil masuk, pelaku justru melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi kini memburu pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi penyekapan yang mengejutkan warga tersebut.

Aparat menegaskan kasus ini menjadi prioritas karena melibatkan anak di bawah umur dan mengancam keselamatan jiwa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Tak Saksikan Ekshumasi Sutrimo, Penyidik Fokus Ungkap Kematian
Polisi Gerebek Toko Emas di Kampar, Ratusan Gram Emas Diduga Berasal dari PETI
Kerusuhan Ilaga Puncak Papua Tengah, Massa Bakar 7 Kantor Pemerintah
Wanita Dibegal di Bekasi Utara, Motor Dirampas usai Ditabrakkan ke Pagar Rumah
BNPB: Kebakaran Bromo Capai 742 Hektare, TNBTS Masih Ditutup
Motor Reporter iNews Hilang saat Liputan di Kemenko Polkam, CCTV Tak Merekam
Utang Piutang Berujung Maut di Pasar Baru, WNA Nigeria Dibekuk Polisi
Usai Diperiksa Polda Metro, YouTuber Bigmo Akui Kapok dan Minta Maaf

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Keluarga Tak Saksikan Ekshumasi Sutrimo, Penyidik Fokus Ungkap Kematian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Kerusuhan Ilaga Puncak Papua Tengah, Massa Bakar 7 Kantor Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Wanita Dibegal di Bekasi Utara, Motor Dirampas usai Ditabrakkan ke Pagar Rumah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:15 WIB

BNPB: Kebakaran Bromo Capai 742 Hektare, TNBTS Masih Ditutup

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Motor Reporter iNews Hilang saat Liputan di Kemenko Polkam, CCTV Tak Merekam

Berita Terbaru

Parlemen Turki mengesahkan undang-undang amnesti bersyarat bagi ribuan militan Kurdi sebagai bagian dari inisiatif perdamaian pemerintah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Parlemen Turki Sahkan Amnesti Bersyarat bagi Militan Kurdi

Rabu, 12 Agu 2026 - 11:00 WIB

Pejabat Dewan Perdamaian menegaskan rencana Gaza Presiden Donald Trump tetap berlaku dan diskusi dengan Israel terus berlanjut, meski Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak penarikan pasukan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rencana Gaza Trump Tetap Berlaku, Diskusi dengan Israel

Rabu, 12 Agu 2026 - 09:00 WIB

Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk warga Asia Tengah dan seorang anak, serta melukai 39 lainnya di kota Nizhnekamsk, Rusia, salah satu korban sipil terbesar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Tewaskan 13 Orang di Nizhnekamsk

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:00 WIB

Presiden AS Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas korban jiwa akibat perang, serangan, dan aksi protes, langkah yang berpotensi mempersulit upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tuntut Kompensasi dari Iran, Perumit Upaya Pembukaan

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:00 WIB