Suyudi Jadi Kapolri, Siapkan Konsolidasi Internal dan Lanjutkan Program Listyo Sigit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin jajaran Polri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto.
(Posnews/Ist)

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin jajaran Polri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi memimpin Polri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Usai pelantikan, Suyudi menyampaikan terima kasih kepada mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah membimbing perjalanan kariernya.

“Ya, tentunya kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Listyo Sigit Prabowo, yang telah membimbing dan juga memberikan banyak hal dalam karir kami ya sehingga kami bisa di titik ini,” kata Suyudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suyudi juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Korps Bhayangkara.

“Tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” sambungnya.

Suyudi Siapkan Konsolidasi Internal

Setelah resmi menjadi Kapolri, Suyudi mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal. Ia akan melihat kembali program dan kebijakan yang telah berjalan di era Listyo Sigit.

Menurut Suyudi, program yang masih relevan akan dilanjutkan. Sementara itu, bagian yang belum optimal akan diperbaiki agar pelaksanaan tugas Polri semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA, Kepala Imigrasi Jakbar Terjaring OTT KPK

“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujarnya.

Sikap tersebut sejalan dengan pernyataannya saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.

Saat itu, Suyudi menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan capaian yang telah dibangun pimpinan sebelumnya sekaligus melakukan pembenahan terhadap kekurangan yang masih ada.

Fokus pada Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum

Suyudi mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi di tubuh Polri.

Karena itu, ia menempatkan peningkatan pelayanan publik dan penegakan hukum sebagai bagian penting dari agenda kepemimpinannya.

“Kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik ya, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” imbuhnya.

Gagasan “Polisi Bersama Masyarakat” sebelumnya juga menjadi salah satu doktrin yang ia tawarkan saat menjalani fit and proper test. Suyudi menyebut masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

Dengan pendekatan tersebut, Suyudi menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Menurut dia, kedekatan tersebut dibutuhkan agar kepolisian dapat merespons persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat secara cepat.

Baca Juga :  Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka harkamtibmas,” pungkasnya.

Gantikan Listyo Sigit

Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Pergantian tersebut berlangsung setelah DPR menyetujui Suyudi sebagai Kapolri dalam rapat paripurna pada Kamis pagi.

Sebelumnya, Komisi III DPR menyetujui Suyudi secara aklamasi setelah mendengarkan visi, misi, serta agenda pembenahan Polri yang disampaikannya dalam uji kelayakan dan kepatutan.

Pelantikan di Istana kemudian menandai dimulainya masa kepemimpinan Suyudi sebagai Kapolri. Seusai serah terima kepemimpinan, Suyudi dan Listyo Sigit juga terlihat melakukan salam komando di Istana.

Di luar pergantian pucuk pimpinan, Kompolnas juga mendorong Kapolri baru melanjutkan sejumlah program yang telah berjalan pada era sebelumnya, antara lain digitalisasi kepolisian dan penguatan perlindungan perempuan dan anak.

Bagi Suyudi, kesinambungan program dan pembenahan internal menjadi dua hal yang berjalan beriringan.

Polri tetap dapat meneruskan kebijakan yang masih relevan, sembari memperbaiki pelayanan dan penegakan hukum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB
Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG
63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi
Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri
Mutasi Polri Oktober 2026, Kakorlantas dan Sejumlah Kapolda Berganti
Kapolda Metro Buka Pintu Kritik, Kini Publik Menunggu Ketegasan Kasus Firli Bahuri
Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika
32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:16 WIB

KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:55 WIB

63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Mutasi Polri Oktober 2026, Kakorlantas dan Sejumlah Kapolda Berganti

Berita Terbaru