Kisah Jalue Dorje, Remaja Minnesota yang Menjadi Lama Reinkarnasi di Himalaya

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menyatukan budaya populer Barat dan spiritualitas kuno Timur. Jalue Dorje, pemuda 19 tahun asal Amerika Serikat yang menyukai NFL dan musik rap, kini menapaki takdirnya sebagai reinkarnasi lama Buddha di kaki pegunungan Himalaya. Dok: Istimewa.

Menyatukan budaya populer Barat dan spiritualitas kuno Timur. Jalue Dorje, pemuda 19 tahun asal Amerika Serikat yang menyukai NFL dan musik rap, kini menapaki takdirnya sebagai reinkarnasi lama Buddha di kaki pegunungan Himalaya. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Di sebuah biara di kaki bukit Himalaya, seorang lama Buddha berusia remaja memberkati ribuan umat. Ia mengetuk kepala mereka satu per satu menggunakan vas ritual dan bulu merak. Kegiatan spiritual ini bertujuan membagikan air suci sebagai simbol perlindungan, pemurnian, dan kebijaksanaan.

Enam bulan sebelumnya, pemuda yang sama masih terjaga hingga larut malam di rumahnya dekat Minneapolis. Ia menghabiskan waktu bermain Madden NFL pada konsol Xbox miliknya. Sesekali ia menikmati pizza rolls dan Diet Coke, atau memeriksa pesan teks untuk berkumpul bersama teman-temannya. Dua dunia yang sangat berbeda ini menjadi rumah bagi Jalue Dorje.

Dua Dunia dalam Satu Jiwa

Dorje tumbuh sebagai remaja Amerika pada umumnya. Ia menyukai musik rap, gim video, dan sepak bola Amerika (American football). Meskipun demikian, para pemimpin Buddha Tibet, termasuk Dalai Lama, mengidentifikasi Dorje sebagai lama reinkarnasi sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, pemuda berusia 19 tahun tersebut telah lulus dari sekolah menengah atas. Ia meninggalkan rumahnya di Columbia Heights untuk bergabung dengan Biara Mindrolling di India Utara. Baru-baru ini, ia melakukan perjalanan ke Nepal untuk menemui orang tuanya di Biara Shechen, Kathmandu.

Dorje tetap mengenakan sandal Crocs putih berhiaskan karakter The Simpsons di balik jubah monastik merah marunnya. Ia sering kali mengutip lirik lagu dari rapper Drake sekaligus ajaran dari Shantideva, seorang biksu India abad ke-8. Selain itu, ia rutin berjalan kaki menyusuri jalanan Kathmandu yang padat setiap fajar untuk memulai doa paginya.

Baca Juga :  Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1

Silsilah Suci Sejak Tahun 1655

Siklus reinkarnasi ini memiliki sejarah panjang yang membentang hingga tahun 1655. Guru besar Tibet, Kyabje Trulshik Rinpoche, pertama kali mengidentifikasi Dorje sebagai reinkarnasi saat sang anak baru berusia empat bulan. Beberapa lama kemudian mengonfirmasi dirinya sebagai reinkarnasi ke-8 dari Terchen Taksham Rinpoche.

Pada tahun 2010, orang tua Dorje membawanya menemui Dalai Lama di Wisconsin. Dalam upacara khusus, Dalai Lama memotong sejumput rambut Dorje. Ia menyarankan agar Dorje tetap menyelesaikan pendidikannya di Amerika Serikat terlebih dahulu untuk memperlancar bahasa Inggrisnya.

Orang tua Dorje bekerja keras sebagai petugas kebersihan hotel dan binatu rumah sakit untuk membiayai kehidupan mereka. “Perjalanan kami tidak selalu mulus, namun kami berhasil melewati banyak rintangan,” kenang Dorje. Meskipun resmi menjalani upacara penobatan di India pada 2019, ia tetap tinggal di Amerika Serikat hingga lulus SMA.

Menjaga Tradisi di Era Digital

Dorje berhasil menyeimbangkan dua peran yang sangat kontras selama masa remajanya. Setiap pagi, ia bangun pagi untuk menghafal kitab suci Buddha. Selanjutnya, ia pergi ke sekolah dan mengikuti latihan fisik sebagai pemain football sekolah. Di malam hari, ia melatih kaligrafi Tibet atau mendengarkan musik rap.

Baca Juga :  Jawa Timur Dapat Kuota Haji Terbanyak 2026, Total 42.409 Jemaah

Bahkan setelah pindah ke India, ia tetap menjaga komunikasi dengan teman-temannya di Minnesota melalui pesan teks. Pada waktu senggang, ia merakit Lego, bermain gim video FIFA, atau menonton pertandingan olahraga melalui laptopnya. Di samping itu, ia berteman erat dengan Trulshik Yangsi Rinpoche (13), reinkarnasi dari guru yang pertama kali mengidentifikasinya sebagai tulku. Dorje kini menjadi guru bahasa Inggris bagi sahabat mudanya tersebut.

Misi Menjadi Pemimpin Perdamaian

Setelah menyelesaikan ritual panjang selama 12 hari di Kathmandu, Dorje bersama keluarganya melakukan ziarah suci. Mereka menempuh perjalanan darat selama delapan jam menuju Gua Maratika, sebuah situs suci di barat daya Gunung Everest. Di sana, Dorje duduk bersila di samping ayahnya, Dorje Tsegyal, untuk berdoa bersama sebagaimana kebiasaan mereka sejak kecil.

Setelah menyelesaikan beberapa tahun masa kontemplasi di India, Dorje berencana kembali ke Amerika Serikat. Ia ingin mengajar komunitas Buddha di Minnesota melalui Nyingmapa Taksham Buddhist Center. Tujuan utamanya adalah menjadi “pemimpin perdamaian” dengan mencontoh perjuangan Dalai Lama, Nelson Mandela, dan Mahatma Gandhi.

Singkatnya, takdir spiritual Dorje telah bermula sejak ia lahir ke dunia. Ia merasa sangat siap untuk menapaki jalan panjang yang membentang di hadapannya. “Semua ini baru permulaan,” pungkas Dorje dengan penuh keyakinan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros
Andy Burnham Resmi Mengambil Alih Kepemimpinan Inggris
Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan
Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea
9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara
Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran
6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik: Zelenskyy Desak Sekutu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB

Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:30 WIB

Andy Burnham Resmi Mengambil Alih Kepemimpinan Inggris

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WIB

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:17 WIB

Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Senin, 20 Juli 2026 - 10:44 WIB

9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara

Berita Terbaru

Dominasi angka penjualan digital memperkuat alasan Sony menghentikan produksi kaset game fisik PlayStation mulai 2028. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kaset Fisik PlayStation Segera Punah Mulai 2028

Rabu, 22 Jul 2026 - 08:30 WIB