Menag: Idul Adha Harus Pastikan Tidak Ada Warga Kelaparan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan Masjid Istiqlal telah menerima sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 1447 H/2026 M.

Meski demikian, Nasaruddin menegaskan Presiden tetap dapat menyalurkan hewan kurban ke lokasi lain sesuai kebijakan.

Ia juga menghormati seluruh keputusan Presiden dalam pendistribusian hewan kurban, baik di Masjid Istiqlal maupun di daerah lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œKalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain, tidak ada masalah,โ€ ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Baca Juga :  Kasus Narkoba Toraja: Propam Amankan Kasat dan Kanit, Aliran Dana Rp13 Juta Diselidiki

Selain itu, ia merespons isu anggaran pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo yang disebut mencapai Rp100 miliar untuk 1.098 ekor sapi di berbagai wilayah Indonesia.

Nasaruddin menegaskan bahwa pemerintah menjalankan program kurban untuk memastikan masyarakat tidak kekurangan pangan, terutama pada momentum hari besar keagamaan.

Ia juga mendorong distribusi daging kurban menjangkau kelompok yang membutuhkan secara lebih merata.

โ€œTujuan Idul Kurban sama dengan Idul Fitri, tidak boleh ada orang yang kelaparan. Pada Idul Fitri semua harus kenyang, sementara pada Idul Adha masyarakat mendapatkan asupan protein hewani,โ€ jelasnya.

Baca Juga :  Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah

Lebih lanjut, Nasaruddin menekankan bahwa program kurban berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyediaan protein hewani bagi masyarakat.

Dengan begitu, ia berharap pelaksanaan kurban 2026 tidak hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami
Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak
Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima
46 PMI di Malaysia Segera Pulang, Pemerintah Kejar Target 10 Hari
Prihatin! Andrie Yunus Tak Bisa Membaca, Hukuman 2 TNI Dipangkas
Penerima Bansos Transaksi Judol Rp2,6 Miliar, Gus Ipul: Aneh Sekali

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami

Minggu, 6 September 2026 - 20:14 WIB

Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat

Minggu, 6 September 2026 - 08:55 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 08:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak

Sabtu, 5 September 2026 - 20:38 WIB

Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima

Berita Terbaru

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB

PM Yunani Kyriakos Mitsotakis janjikan pemangkasan pajak dan kenaikan gaji jelang pemilu, di tengah protes buruh atas biaya hidup tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:25 WIB