Adonara Berdarah, Menteri HAM Pigai Dorong Solusi Budaya untuk Hentikan Konflik

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai mendorong pendekatan budaya untuk menyelesaikan konflik berdarah di Adonara, Flores Timur, NTT.
(Posnews/KemenHAM)

Menteri HAM Natalius Pigai mendorong pendekatan budaya untuk menyelesaikan konflik berdarah di Adonara, Flores Timur, NTT. (Posnews/KemenHAM)

FLORES TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Bentrokan dua desa di Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menewaskan tiga orang dan membakar puluhan rumah.

Di tengah situasi yang masih menjadi perhatian, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai turun tangan.

Pigai memerintahkan Kantor Wilayah Kementerian HAM NTT bersama Staf Khusus Menteri untuk memantau langsung perkembangan konflik tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemantauan itu dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kondisi warga setelah bentrokan.

Selain itu, pemerintah ingin mengidentifikasi langkah yang diperlukan untuk membantu proses penyelesaian konflik secara damai.

“Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian,” kata Pigai dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga :  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026, Idul Fitri Jatuh 20 Maret

Menteri HAM Dorong Penyelesaian Berbasis Budaya

Menurut Pigai, pendekatan berbasis kearifan lokal lebih mengakar di tengah masyarakat dibandingkan penyelesaian yang hanya mengandalkan penegakan hukum.

Karena itu, pemerintah akan mendorong pelibatan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Mekanisme penyelesaian yang hidup dalam masyarakat dinilai dapat membantu memulihkan kepercayaan antarwarga.

Selain itu, pendekatan tersebut diharapkan mampu mencegah konflik serupa kembali pecah.

Konflik Tewaskan 3 Orang, Puluhan Rumah Terbakar

Bentrokan terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waeburak, Kecamatan Adonara Timur. Konflik tersebut menelan tiga korban jiwa.

Selain itu, sejumlah warga mengalami luka-luka dan puluhan rumah terbakar dalam bentrokan yang pecah pada Sabtu (18/7/2026).

Aparat gabungan polisi dan TNI masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah bentrokan susulan sekaligus menjaga keamanan warga.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jakarta dan Sekitarnya Diguyur Hujan

Pigai mengatakan, hasil pemantauan Kanwil KemenHAM NTT dan Staf Khusus Menteri akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh pihak terkait.

Ia menegaskan, proses penyelesaian harus tetap mengedepankan perdamaian dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para tokoh masyarakat untuk memastikan proses penyelesaian berlangsung secara damai, menghormati hak asasi manusia, serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga terdampak,” ujar Pigai.

Pigai berharap situasi di Adonara segera kembali kondusif. Dengan begitu, warga yang terdampak konflik dapat kembali beraktivitas secara normal tanpa dihantui ancaman bentrokan susulan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan
KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara
MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI
Praperadilan Febrie Adriansyah Disidangkan 18 Agustus, PN Jaksel Tunjuk Hakim Tunggal
Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM Diduga Terlibat Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:08 WIB

KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:32 WIB

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB