Misteri Kematian WN Korea Selatan di Tambun Terungkap, Polisi Amankan Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian warga negara Korea Selatan berinisial S (66) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai menemui titik terang.

Polisi kini telah menangkap terduga pelaku pembunuhan yang menyebabkan korban tewas bersimbah darah di dalam rumahnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan penangkapan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, penyidik masih mendalami keterlibatan pelaku beserta motif di balik kasus pembunuhan itu.

“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan,” kata Budi Hermanto, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga :  Update Banjir dan Longsor Sumatera, 1.006 Tewas, 217 Hilang dan 5.400 luka-luka

Meski begitu, polisi belum membuka identitas pelaku karena pemeriksaan masih berlangsung secara intensif.

“Masih dalam pemeriksaan. Nanti perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, putri korban menemukan S sudah meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisi korban mengenaskan dan penuh luka.

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan korban berada seorang diri di rumah ketika peristiwa terjadi.

Baca Juga :  Warga dan Sekuriti Gagalkan Curanmor di Duren Sawit, Pelaku Todongkan Pistol

“Korban ditemukan putrinya dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Wuryanti.

Selain itu, polisi menemukan sejumlah luka akibat kekerasan di tubuh korban. Penyidik menduga pelaku menyerang korban menggunakan benda tumpul dan senjata tajam.

“Korban mengalami banyak luka kekerasan dan ditemukan dalam kondisi bersimbah darah,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap motif, kronologi lengkap, serta kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus pembunuhan tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ORI 2021–2026 Dinilai Paling Bermasalah, Jimly Ungkap Ada Ketidakkompakan Pimpinan
Ditjenpas Beri Remisi untuk 560 Narapidana Lansia, Jawa Barat Terbanyak
Rampok Toko Emas Pasar Pucung Dibekuk Warga, Wajah Pelaku Babak Belur
Rudal Balistik Jadi Andalan Terakhir Putin: Zelenskyy Desak Trump
Trump Tolak Laporan Draf Damai Sepihak Iran
Trump Ancam Serang Oman Jika Bantu Iran
8 Orang Diciduk Polisi dalam Razia Narkoba Jakarta Pusat
PBB Sebut Suhu Global Berpeluang Lewati Ambang Batas

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:57 WIB

ORI 2021–2026 Dinilai Paling Bermasalah, Jimly Ungkap Ada Ketidakkompakan Pimpinan

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:06 WIB

Ditjenpas Beri Remisi untuk 560 Narapidana Lansia, Jawa Barat Terbanyak

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:46 WIB

Misteri Kematian WN Korea Selatan di Tambun Terungkap, Polisi Amankan Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:39 WIB

Rampok Toko Emas Pasar Pucung Dibekuk Warga, Wajah Pelaku Babak Belur

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:18 WIB

Rudal Balistik Jadi Andalan Terakhir Putin: Zelenskyy Desak Trump

Berita Terbaru

Menepis dominasi udara Rusia. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengirim surat bersama kepada Donald Trump dan Kongres AS guna meminta bantuan mendesak pasokan rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rudal Balistik Jadi Andalan Terakhir Putin: Zelenskyy Desak Trump

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:18 WIB