Aliansi: Donald Trump Konfirmasi Hadiri KTT NATO di Turki

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Redakan kecemasan sekutu. Presiden Donald Trump terkonfirmasi akan menghadiri KTT NATO di Turki pada bulan Juli, meskipun ketegangan terkait perang Iran masih membayangi aliansi. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Redakan kecemasan sekutu. Presiden Donald Trump terkonfirmasi akan menghadiri KTT NATO di Turki pada bulan Juli, meskipun ketegangan terkait perang Iran masih membayangi aliansi. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki pada awal Juli mendatang. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi kepastian tersebut dalam rapat dengar pendapat Kongres pada hari Rabu.

Akibatnya, pengumuman penting ini langsung memberikan napas lega bagi para pemimpin negara sekutu di Eropa. Sebab, publik sebelumnya meragukan kehadiran Trump akibat perselisihan tajam mengenai keterlibatan militer dalam perang Iran.

Frustrasi Trump Terhadap Sekutu Eropa

Rubio menjelaskan bahwa kejengkelan utama Trump berpusat pada pembatasan akses pangkalan militer luar negeri saat krisis terjadi. Beberapa negara sekutu melarang jet tempur AS melintasi wilayah udara mereka secara sepihak.

Selain itu, mereka juga menolak mengirimkan armada kapal perang untuk membantu mengamankan Selat Hormuz. Para pemimpin Eropa memang enggan terlibat langsung dalam operasi militer bersama AS dan Israel di Timur Tengah. Sebab, mereka khawatir aksi tersebut akan memicu gelombang protes yang tidak populer dari warga domestik mereka.

Ketegangan di Dalam Tubuh Aliansi

Trump bahkan sempat menjuluki aliansi pertahanan transatlantik yang berusia 77 tahun tersebut sebagai “macan kertas”. Oleh karena itu, ia sempat mengancam akan menarik keluar Amerika Serikat dari keanggotaan NATO pada awal tahun ini.

Trump menilai negara sekutu Eropa terlalu bergantung pada jaminan keamanan AS tanpa memberikan kontribusi nyata. Meskipun begitu, Rubio memastikan bahwa Amerika Serikat tidak akan meninggalkan sekutu dekat mereka begitu saja.

Baca Juga :  Banjir Rob Ancam Pesisir Sumatera dan Kepri Awal Maret 2026, Ini Daftar Wilayahnya

“Presiden sendiri akan hadir untuk memperjelas semua poin perselisihan ini kepada para sekutu,” tegas Rubio kepada anggota dewan.

Momen Krusial dalam Sejarah NATO

Pertemuan puncak para kepala negara ini akan berlangsung di ibu kota Turki, Ankara, pada 7 dan 8 Juli mendatang. Rubio menilai KTT tahun ini akan menjadi pertemuan paling penting dalam sejarah panjang aliansi tersebut. Sebab, para pemimpin harus segera menyelaraskan kembali visi pertahanan global mereka di tengah ketidakpastian keamanan dunia.

Sementara itu, beberapa pejabat internal NATO kabarnya mulai mempertimbangkan penghapusan agenda KTT tahunan berikutnya. Dengan demikian, mereka dapat menghindari potensi ketegangan diplomatik dengan Trump menjelang akhir masa jabatannya pada tahun 2028.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida
Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah
Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan
Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros
Andy Burnham Resmi Mengambil Alih Kepemimpinan Inggris
Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan
Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:57 WIB

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:41 WIB

Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:00 WIB

Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB

Hakim AS Tunda Penyatuan Raksasa Paramount dan Warner Bros

Berita Terbaru