Polri Pastikan Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, 513 Peserta Lolos Rikkes II

Senin, 8 Juni 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Pol Anwar memberikan arahan terkait seleksi Taruna dan Taruni Akpol 2026 serta menegaskan tidak ada jalur titipan maupun kuota khusus dalam proses rekrutmen Polri. (Posnews/Ist)

Irjen Pol Anwar memberikan arahan terkait seleksi Taruna dan Taruni Akpol 2026 serta menegaskan tidak ada jalur titipan maupun kuota khusus dalam proses rekrutmen Polri. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol Anwar menegaskan proses seleksi Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Polri memastikan tidak membuka jalur titipan, kuota khusus, maupun perlakuan istimewa bagi peserta.

Penegasan itu disampaikan Irjen Anwar saat memberikan arahan kepada jajaran SDM dan Humas Polri secara daring dari Jakarta, Minggu (7/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

513 Peserta Lolos ke Tahap Rikkes II

Irjen Anwar mengungkapkan seleksi Akpol 2026 kini memasuki tahap Pemeriksaan Kesehatan II (Rikkes II) yang berlangsung pada 5-6 Juni 2026.

Dari hasil sidang kelulusan sebelumnya, sebanyak 513 peserta lolos ke tahap tersebut. Jumlah itu terdiri atas 468 peserta pria dan 45 peserta wanita, atau sekitar 1,3 kali kuota penerimaan tingkat pusat.

Baca Juga :  Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

“Polri menerapkan prinsip BETAH dalam seluruh proses rekrutmen. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi,” kata Anwar.

Anwar menegaskan Polri hanya membuka satu jalur penerimaan Akpol 2026, yakni jalur reguler nasional dengan sistem seleksi terbuka dan gugur di setiap tahapan.

Karena itu, ia membantah berbagai isu mengenai adanya jalur khusus, kuota Mabes, kuota tambahan, jalur prestasi, maupun jalur titipan.

“Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan istimewa, maupun kuota tambahan. Semua peserta bersaing pada jalur yang sama,” tegasnya.

Polri juga memperkuat pengawasan internal dan eksternal untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, jujur, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).

Baca Juga :  Terapis Cantik Tewas Misterius, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

Selain pengawas internal, proses rekrutmen turut dipantau sejumlah lembaga seperti Komisi Kepolisian Nasional, Ombudsman Republik Indonesia, kelompok masyarakat sipil, hingga tim pengawas independen.

Humas Diminta Sosialisasikan Rekrutmen Akpol 2026

Irjen Anwar meminta seluruh Karo SDM Polda dan jajaran Humas Polri memperluas sosialisasi terkait mekanisme rekrutmen Akpol 2026 agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen anggota Polri.

“Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada jalur lain maupun kuota tambahan dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Polri berharap pelaksanaan seleksi Akpol 2026 yang mengedepankan prinsip BETAH dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan calon perwira polisi di Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara
Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB