Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus membongkar dugaan korupsi dan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Untuk memperkuat alat bukti, penyidik memeriksa 11 saksi dari Kanimsus Jakarta Barat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan seluruh saksi menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap para saksi di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi.

KPK Periksa Pejabat Strategis Imigrasi

Dalam pemeriksaan tersebut, KPK memanggil sejumlah pejabat Kanimsus Jakarta Barat, di antaranya Zainul Fikri, Widhi Deniartomo Asisona, Ernawati, Iqbal Radipta Maulistiqlal, Yoga Kharisma Suhud, Haryo Sampurno Ridhomukti, Deny Arli Asmara, Rachmawati Dewi Supeni, Imas Rismaya, Felia Qintara, dan Dony Indra Kusuma.

Baca Juga :  Kapolri: 874 Jembatan Presisi Hubungkan 1.314 Desa dan 2 Juta Warga

Penyidik mendalami peran para saksi dalam proses pelayanan keimigrasian yang diduga menjadi celah praktik pemerasan terhadap WNA.

OTT Bongkar Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 3 Juni 2026. Dari operasi tersebut, penyidik mengamankan 18 orang dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

KPK menduga para tersangka menyalahgunakan kewenangan dalam pengurusan dokumen keimigrasian, termasuk izin tinggal bagi warga negara asing.

Kasus ini menyedot perhatian publik setelah KPK menetapkan Silmy Karim sebagai tersangka.

Baca Juga :  Ring Tinju Pasar Rebo Jadi Senjata Baru Pemprov DKI Tekan Tawuran Remaja

Selain Silmy, KPK juga menjerat tujuh pejabat dan pegawai lain, yakni Saffar Muhammad Godam, Jaya Saputra, Tessar Bayu Setyaji, Bagus Bramantyo, Ronald Arman Abdullah, Juniadi Sri Priambudi, serta Gusti Benardiansyah.

KPK Telusuri Aliran Uang dan Aktor Lain

KPK kini mengusut pola dugaan pemerasan dalam layanan keimigrasian sekaligus menelusuri aliran dana yang diduga mengalir ke sejumlah pihak.

Melalui pemeriksaan 11 saksi tersebut, penyidik mendalami peran masing-masing pihak, memperkuat alat bukti, dan menelusuri kemungkinan keterlibatan aktor lain dalam kasus korupsi izin tinggal WNA.

KPK terus mengembangkan kasus ini dan mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi di lingkungan keimigrasian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat
Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita
Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang
Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut
Kapal Virgo Transport 8 Makin Dalam, Basarnas Gandeng Ahli Hong Kong dan AS
Pakai Kurikulum IB, SMA KTB Siapkan Jalur Siswa WNA Mulai Angkatan III

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 07:42 WIB

Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WIB

Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita

Kamis, 17 September 2026 - 18:45 WIB

Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang

Kamis, 17 September 2026 - 08:01 WIB

Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut

Berita Terbaru

AS mengonfirmasi pengoperasian senjata militer di orbit bumi. Simak rincian pengakuan Douglas Schiess serta respons Tiongkok dan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:30 WIB

Runtuhnya tambang emas al-Zara di Sudan tewaskan 82 orang dan puluhan lainnya hilang. Simak rincian evakuasi dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:23 WIB

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:16 WIB