Pemerintah Bersiap Gulirkan Kebijakan Biodiesel B50

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siasat hemat bahan bakar fosil. Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia memproyeksikan peningkatan campuran biodiesel B12 dan B15 hemat 386 juta liter solar per tahun. Dok: Istimewa.

Siasat hemat bahan bakar fosil. Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia memproyeksikan peningkatan campuran biodiesel B12 dan B15 hemat 386 juta liter solar per tahun. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Indonesia mencatatkan hasil positif dalam uji coba jalan bahan bakar biodiesel dengan campuran minyak sawit lebih tinggi. Langkah taktis ini menjadi bagian dari persiapan akhir menjelang peluncuran program secara resmi.

Pemerintah bersiap menerapkan kebijakan mandatori B50 yang mencampur 50 persen biodiesel berbasis kelapa sawit dengan 50 persen solar konvensional. Saat ini, Indonesia masih menerapkan bauran bahan bakar nabati sebesar 40 persen atau B40.

Optimisme Keberhasilan Uji Coba B50

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan laporan perkembangan uji coba tersebut kepada publik di Jakarta. Bahlil menjelaskan bahwa petugas telah menguji B50 pada berbagai jenis kendaraan berat, kapal laut, hingga kereta api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengujian tersebut juga menyasar berbagai peralatan berat pada sektor pertambangan dan mesin pertanian secara luas. Oleh karena itu, Bahlil menyatakan rasa sangat optimistis mengenai peluncuran resmi kebijakan B50 pada tanggal 1 Juli mendatang.

Baca Juga :  Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah

Penerapan kebijakan baru ini akan memotong atau bahkan menghentikan total impor solar konvensional dari luar negeri. Pemerintah terutama mengincar penghentian impor untuk solar dengan kualitas Cetane 48 atau C48.

Penghematan Anggaran Subsidi dan Devisa Negara

Staf Khusus Menteri ESDM Eniya Listiani Dewi mengungkapkan keuntungan finansial lain dari penerapan program B50 tersebut. Kebijakan B50 justru akan meringankan beban keuangan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.

BPDPKS mengelola dana pungutan ekspor sawit untuk membiayai program bahan bakar nabati dan peremajaan kebun rakyat. Program B40 saat ini membutuhkan alokasi dana sebesar 47 triliun rupiah setiap tahun. Nilai tersebut setara dengan 2,6 miliar dolar AS.

Eniya meyakini kebijakan B50 akan memangkas kebutuhan dana kelolaan tersebut menjadi hanya 32 triliun rupiah. Angka baru ini setara dengan 1,8 miliar dolar AS.

Baca Juga :  Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Pemerintah memproyeksikan kebijakan mandatori B50 ini mampu menyelamatkan devisa negara hingga 157,28 triliun rupiah tahun ini. Nilai penghematan devisa tersebut setara dengan 8,8 miliar dolar AS. Angka penyelamatan devisa ini melesat tajam dari pencapaian tahun lalu sebesar 133,3 triliun rupiah.

Nilai Tambah Sawit di Tengah Krisis Global

Bersama Malaysia, Indonesia menguasai sebagian besar pasokan minyak kelapa sawit di pasar komoditas global. Kebijakan B50 juga akan memberikan nilai tambah sebesar 24,68 triliun rupiah bagi minyak sawit mentah domestik. Nilai tambah ini setara dengan 1,4 miliar dolar AS.

Pemerintah gencar mempercepat program ini setelah perang Iran memicu lonjakan harga minyak mentah dunia melampaui 100 dolar AS per barel. Pada akhirnya, kedaulatan bahan bakar nabati akan melindungi ketahanan ekonomi nasional dari fluktuasi harga energi global.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan
KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara
MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI
Praperadilan Febrie Adriansyah Disidangkan 18 Agustus, PN Jaksel Tunjuk Hakim Tunggal
Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM Diduga Terlibat Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:08 WIB

KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:32 WIB

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB