JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan hebat melanda ruas Tol Becakayu arah Bekasi menuju Cawang pada Sabtu (20/6/2026) pagi.
Tiga kendaraan terlibat tabrakan beruntun di KM 07.400 hingga menyebabkan delapan orang mengalami luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu langsung memicu kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas kepolisian bersama tim jalan tol segera mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala mengatakan petugas telah membawa seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Delapan orang dibawa ke RS Harum Kalimalang,” kata Reiki dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Altis Diduga Melaju Kencang
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebuah Sedan Toyota Altis putih melaju dari arah Bekasi menuju Cawang sebelum memicu kecelakaan.
Saat melintas di KM 07.400 Tol Becakayu, pengemudi Altis diduga kehilangan kendali lalu menabrak mobil Hyundai Santafe putih dan Toyota Vellfire hitam yang berada di depannya.
“Kendaraan Sedan Altis datang dari arah Bekasi menuju Cawang. Setibanya di KM 07.400, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi lalu menabrak mobil Hyundai Santafe putih dan Toyota Vellfire hitam,” ujar Reiki.
Benturan keras merusak ketiga kendaraan di sejumlah bagian.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Polisi menduga pengemudi Altis kehilangan kendali atau out of control saat melintas di lokasi kejadian sehingga memicu tabrakan beruntun.
Tabrakan tersebut merusak berat Sedan Altis, Hyundai Santafe, dan Toyota Vellfire. Saat ini, petugas masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
“Ketiga kendaraan mengalami kerusakan berat,” tegas Reiki.
Polisi mengimbau pengendara menjaga kecepatan, mematuhi batas laju, dan menjaga jarak aman di jalan tol.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa kecepatan tinggi dan kurang konsentrasi dapat memicu kecelakaan fatal, terutama saat lalu lintas akhir pekan ramai. **
Editor : Hadwan












