Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polda Metro Jaya melakukan penyidikan kasus mutilasi di Pancoran Mas, Depok, setelah mengungkap temuan baru dari pemeriksaan ponsel tersangka Saepul alias Saepullah. (Posnews/Tim Resmob PMJ)

Petugas Polda Metro Jaya melakukan penyidikan kasus mutilasi di Pancoran Mas, Depok, setelah mengungkap temuan baru dari pemeriksaan ponsel tersangka Saepul alias Saepullah. (Posnews/Tim Resmob PMJ)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Pancoran Mas, Kota Depok memasuki babak baru.

Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap temuan tambahan setelah memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis telepon genggam milik tersangka Saepul alias Saepullah (26).

Polisi menyatakan tersangka diduga tergabung dalam sebuah grup komunitas gay. Temuan itu berasal dari hasil pemeriksaan digital terhadap ponsel tersangka serta keterangan para saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil pemeriksaan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka menunjukkan bahwa tersangka tergabung dalam grup komunitas gay,” kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba

Polisi Masih Dalami Motif

Keterangan tersebut disampaikan saat polisi menanggapi beredarnya video pengakuan tersangka yang menyebut peristiwa itu bermula setelah korban diduga melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap dirinya.

Meski demikian, penyidik menegaskan belum menyimpulkan adanya hubungan langsung antara dugaan keanggotaan tersangka dalam grup tersebut dengan motif pembunuhan.

Proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

Berkenalan Lewat Media Sosial

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkap bahwa tersangka dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026.

Baca Juga :  Kronologi 3 Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung, Polisi Masih Selidiki

“Saepul dan korban berkenalan melalui media sosial, kemudian sepakat bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung,” ujar Budi, Rabu (5/8/2026).

Menurut hasil penyelidikan sementara, pertemuan tersebut berujung cekcok. Polisi menduga tersangka kemudian menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Polisi terus mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan mendalami motif pembunuhan disertai mutilasi tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai
Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung
Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung

Berita Terbaru

Pemerintah Amerika Serikat mencabut visa Duta Besar Brasil Maria Luiza Ribeiro Viotti akibat penundaan persetujuan diplomatik dan penolakan visa para diplomat AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Cabut Visa Duta Besar Brasil Akibat Perselisihan

Kamis, 6 Agu 2026 - 12:46 WIB