JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi kekerasan mengejutkan terjadi di wilayah Koja, Jakarta Utara, setelah seorang ibu yang membonceng anak balitanya menjadi korban pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal.
Polisi kini memburu pelaku dan mendalami motif kejadian tersebut.
Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial, memperlihatkan detik-detik saat korban melintas di gang sempit sebelum diserang secara tiba-tiba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban Melintas, Tiba-Tiba Diserang Molotov
Dalam rekaman, korban terlihat mengendarai sepeda motor sambil membonceng anaknya.
Saat melintasi lokasi kejadian, ia berpapasan dengan sekelompok pria yang sedang duduk di sekitar gang.
Tak lama berselang, salah satu diduga pelaku melemparkan botol berisi bahan mudah terbakar ke arah korban.
Ledakan kecil dan api langsung menyambar bagian motor hingga membuat korban panik.
Korban kemudian berteriak histeris sebelum terjatuh bersama anaknya setelah menabrak pintu rumah warga di sekitar lokasi.
Warga Panik, Pelaku Kabur
Insiden tersebut memicu kepanikan warga. Sejumlah warga langsung berlari mengejar para pelaku yang diduga berjumlah empat orang.
Bahkan, beberapa warga terlihat membawa senjata tajam saat mencoba mengejar pelaku yang melarikan diri dari lokasi kejadian.
Sementara itu, warga lain segera menolong korban. Mereka menyiramkan air untuk memadamkan api yang sempat membakar bagian motor korban.
Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus
Polsek Koja bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian di Jalan Mandiri II RT 05/09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, pada Senin (22/6/2026) pagi.
“Kami melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti awal, dan meminta keterangan saksi di sekitar lokasi,” tulis Polsek Koja melalui akun resminya.
Polisi juga mengamankan pecahan botol yang diduga digunakan sebagai bom molotov.
Dari hasil awal penyelidikan, pelaku diduga berjumlah empat orang yang kemudian kabur setelah menyerang korban.
Penyidikan Berlanjut
Unit Reskrim Polsek Koja kini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Polisi juga mendalami motif di balik aksi brutal tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV tambahan dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan jalanan di Jakarta Utara yang melibatkan penggunaan benda berbahaya, sekaligus memicu kekhawatiran warga terkait keamanan lingkungan permukiman. **
Editor : Hadwan











