JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi pencurian baterai Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, berakhir dramatis.
Komplotan pelaku terlibat baku tembak dengan polisi saat berusaha kabur. Dalam insiden itu, satu pelaku tewas, sedangkan enam lainnya berhasil diringkus.
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, mengatakan Tim URC Tekab 308 bergerak cepat setelah menerima laporan dugaan pencurian baterai BTS di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 00.09 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati rak penyimpanan baterai telah dirusak. Para pelaku lebih dahulu melarikan diri sehingga polisi langsung menutup sejumlah jalur pelarian.
“Petugas langsung menuju lokasi. Saat tiba di TKP, rak penyimpanan baterai tower sudah dalam keadaan rusak dan terbuka, sementara para pelaku telah melarikan diri. Kami kemudian melakukan penyekatan di sejumlah titik,” kata Apfryyadi, Senin (29/6/2026).
Pelaku Seruduk Mobil Polisi dan Melepaskan Tembakan
Di tengah penyekatan, petugas mencurigai sebuah Toyota Calya berwarna putih. Namun, ketika hendak dihentikan di depan Mapolres Tulang Bawang, pengemudi justru menginjak pedal gas dan menerobos.
Pelaku bahkan menabrak kendaraan patroli sebelum melepaskan tiga tembakan ke arah petugas. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga Gerbang Tol Menggala.
Setibanya di lokasi, polisi kembali menghadang kendaraan pelaku. Bukannya menyerah, komplotan itu kembali menembaki petugas sehingga baku tembak pun tidak dapat dihindari.
“Anggota sempat memberikan tembakan peringatan. Namun pelaku tetap melakukan perlawanan dengan menembaki petugas. Karena membahayakan keselamatan anggota, kami mengambil tindakan tegas dan terukur,” ujar Apfryyadi.
Polisi Ringkus Enam Pelaku
Dalam baku tembak tersebut, seorang pelaku bernama Aria Isnandar meninggal dunia akibat terkena tembakan.
Sementara itu, polisi berhasil menangkap enam pelaku lainnya, yakni Afrizal, Erik Kantona, Ardiansyah, Prastia Isnanda, Muhamad Junardi, dan Trianjunanda Saputra.
Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan pencurian yang lebih luas.
Polisi Sita Baterai BTS, Senjata Api Rakitan, dan Sabu
Penggeledahan terhadap mobil pelaku mengungkap sejumlah barang bukti.
Polisi menyita lima unit baterai BTS yang diduga hasil pencurian, dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan FN lengkap dengan amunisi, serta dua paket sabu.
Saat ini, penyidik masih menelusuri asal-usul senjata api rakitan, peredaran narkotika yang ditemukan, serta kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan pencurian baterai BTS di Lampung.
Kasus ini menjadi bukti komitmen aparat kepolisian dalam menindak tegas pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keamanan objek vital nasional. **
Editor : Hadwan










