Rano Karno Ajak Warga Bergotong Royong Jaga Jakarta Pasca Unjuk Rasa

Senin, 1 September 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin aksi Gotong Royong Gerak Cepat Jaga Jakarta bersama pelajar, komunitas ojol, dan pedagang pasar di Halte Transjakarta Central Senen, Senin (1/9/2025). (Dok-Kominfo DKI JKT)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin aksi Gotong Royong Gerak Cepat Jaga Jakarta bersama pelajar, komunitas ojol, dan pedagang pasar di Halte Transjakarta Central Senen, Senin (1/9/2025). (Dok-Kominfo DKI JKT)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam aksi Gotong Royong Gerak Cepat Jaga Jakarta. “Mari kita sama-sama gotong royong jaga Jakarta, jaga kampung kita,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Rano menekankan, aksi membersihkan fasilitas umum yang terdampak unjuk rasa tidak cukup hanya melibatkan jajaran Pemprov. Partisipasi warga sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas publik.

“Tentu semua tenaga terbatas. Artinya, kita sangat membutuhkan partisipasi masyarakat,” katanya usai memimpin aksi di bilangan Senen, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  POLRI Luncurkan 8 SPPG dan Bangun 205 Unit Baru, Targetkan Distribusi Gizi untuk 1,47 Juta Warga per Hari

Aksi gotong royong hari ini menargetkan Halte Transjakarta Central Senen dan Halte Transjakarta Toyota Rangga, melibatkan 215 peserta dari pelajar, komunitas ojek online, pedagang pasar, dan alumni pelajar.

Rano menegaskan, bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pihaknya tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, ia mengingatkan agar warga tidak merusak fasilitas umum seperti halte Transjakarta.

“Pengrusakan fasilitas tidak hanya mengganggu layanan publik, tetapi juga dapat menurunkan citra Jakarta dan Indonesia di mata dunia,” tambah Rano.

Baca Juga :  Demokrat Laporkan 4 Akun Medsos ke Polda Metro, SBY Difitnah soal Ijazah Jokowi

Selain itu, Rano menegaskan bahwa kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) tetap dilaksanakan sebagai bukti bahwa Jakarta tetap terkendali meski ada aksi unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita sama-sama bergotong royong jaga Jakarta, jaga kampung kita. Jangan sampai kerja keras kita selama ini sia-sia,” tandas Rano. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE
Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi
Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru
Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut
Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer
Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran
Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag
Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:30 WIB

Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:30 WIB

Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00 WIB

Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:30 WIB

Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Berita Terbaru

Misi kemanusiaan di zona merah. Badan pelayaran PBB mengusulkan pembentukan koridor maritim aman guna mengevakuasi 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang terjebak blokade Iran di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:30 WIB