NEW YORK, POSNEWS.CO.ID – Pencinta fantasi bersiap menyambut kembalinya legenda dunia Krynn.
Penulis legendaris Margaret Weis dan Tracy Hickman merilis buku baru.
Karya terbaru ini berjudul Dragonlance: War Wizard.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebangkitan Dua Pahlawan Masa Lalu
Buku War Wizard mengambil latar waktu sebelum kisah Chronicles.
Novel ini mengisahkan masa muda Huma Dragonbane dan penyihir Magius.
Kedua tokoh menghadapi awal petualangan dalam Perang Naga Ketiga.
Negara Solamnia sangat membenci pengguna sihir pada masa itu.
Ayah Magius berusaha keras menghilangkan kemampuan sihir sang anak.
Para ksatria Solamnia juga mengancam Magius dengan hukuman pengasingan.
Namun, Magius tetap menekuni ilmu sihir dengan tekad kuat.
Hanya Huma yang bersedia menemani Magius melewati masa sulit.
Persahabatan erat ini akan mengubah peta sejarah dunia Krynn.
Pertempuran Mencekam Melawan Doppelganger
Margaret Weis membagikan cuplikan bab yang sangat menegangkan.
Cerita berfokus pada ancaman monster berbahaya bernama doppelganger.
Makhluk pengubah wujud ini mampu meniru penampilan fisik manusia.
Doppelganger menyerap memori permukaan serta cara berjalan target mereka.
Monster ini meniru rupa dan suara Huma dengan sempurna.
Keahlian menyamar ini menjadikan doppelganger sebagai pembunuh bayaran terbaik.
Magius harus merancang mantra guna menghentikan langkah monster tersebut.
Ia menggunakan bulu kelinci dan kristal ambar sebagai bahan.
Namun, sang penyihir menghadapi keraguan moral yang sangat berat.
Ia harus melepaskan mantra petir ke arah monster tersebut.
Padahal, monster itu memiliki rupa sahabat terbaiknya, Huma.
Kegagalan Mantra dan Duel Kembar
Magius akhirnya meluncurkan sambaran petir ke arah sang monster.
Suara guntur keras seketika menggetarkan seluruh dinding ruangan.
Namun, doppelganger memiliki kekebalan tinggi terhadap serangan sihir.
Monster tersebut bangkit kembali dan menyerang Magius menggunakan pedang.
Untungnya, Huma asli segera datang untuk menyelamatkan sang penyihir.
Huma langsung mengayunkan pedang guna menahan gempuran sang monster.
Pertempuran berjalan sangat sulit bagi ksatria muda Solamnia tersebut.
Monster kembar menangkis setiap serangan Huma dengan keahlian serupa.
Pengamat tidak bisa membedakan kedua sosok ksatria di dalam ruangan.
Penerbit Random House Worlds merilis novel ini pada Agustus depan.
Para pembaca bisa menikmati kelanjutan kisah persahabatan legendaris tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













