Kasus Whip Pink Bergulir, Bareskrim Tahan Dua Bos Pabrik Gas N2O

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, ditahan.(Shutterstock)

Ilustrasi, ditahan.(Shutterstock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi akhirnya membidik dua nama yang diduga berada di balik operasional pabrik gas dinitrogen monoksida (N₂O) merek Whip Pink.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi menahan Andi Hioe dan Jasen Hioe.

Keduanya diduga terlibat dalam perkara produksi dan peredaran gas Nâ‚‚O yang sebelumnya terbongkar di sejumlah wilayah Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasubdit III Dit Tipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain mengatakan penyidik mulai menahan kedua tersangka pada Rabu (22/7/2026) malam.

“Keduanya telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri terhitung sejak 22 Juli 2026 pukul 23.24 WIB,” kata Zulkarnain, Kamis (23/7/2026).

Dua Bos Masuk Rutan

Andi Hioe dan Jasen Hioe akan menjalani penahanan selama 20 hari. Penyidik menetapkan masa penahanan hingga 10 Agustus 2026.

Baca Juga :  Orangutan Tapanuli, Banjir Sumatera Tewaskan Puluhan Kera Paling Langka Dunia

Keduanya dijerat Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Penahanan ini menambah panjang daftar tersangka dalam kasus pabrik gas N₂O Whip Pink.

Sebelumnya, polisi telah menangkap sembilan orang dalam pengungkapan perkara tersebut.

Terbongkar dari Penyelidikan Bareskrim

Kasus ini bermula dari informasi terkait dugaan peredaran narkotika. Bareskrim Polri kemudian melakukan penyelidikan secara mendalam.

Polisi bahkan menggunakan metode undercover buying untuk mengungkap aktivitas jaringan tersebut. Dari penyelidikan itu, petugas menemukan ratusan tabung Whip Pink dan mesin pengisian gas.

Polisi kemudian menggerebek tiga lokasi yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat; Pulogadung, Jakarta Timur; dan Pademangan, Jakarta Utara.

16 Gudang Tersebar di Berbagai Kota

Pengungkapan itu tidak berhenti pada lokasi produksi. Penyidik juga menemukan 16 gudang yang diduga digunakan untuk menyimpan produk Whip Pink.

Baca Juga :  Batas Kebebasan Bicara Disorot, Pigai: Ada Risiko Hukum Jika Ganggu Stabilitas

Gudang-gudang tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Bandung, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Balikpapan, Surabaya, Medan, Bali, dan Lombok.

Polisi menduga lokasi produksi dan gudang distribusi tersebut berkaitan dengan Andi Hioe, Sencen, serta Jasen Hioe.

Diduga Tak Kantongi Izin BPOM

Polisi menduga pabrik gas N₂O tersebut beroperasi tanpa legalitas dan izin edar dari BPOM. Karena itu, penyidik kini terus mendalami seluruh aktivitas jaringan tersebut.

Mulai dari proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi ke berbagai wilayah.

Dengan ditahannya dua orang yang diduga sebagai bos pabrik, polisi kini berupaya mengungkap siapa saja yang berada di balik jaringan produksi dan distribusi Whip Pink.

Kasus tersebut masih terus dikembangkan Bareskrim Polri. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami
Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak
Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima
46 PMI di Malaysia Segera Pulang, Pemerintah Kejar Target 10 Hari
Prihatin! Andrie Yunus Tak Bisa Membaca, Hukuman 2 TNI Dipangkas
Penerima Bansos Transaksi Judol Rp2,6 Miliar, Gus Ipul: Aneh Sekali

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami

Minggu, 6 September 2026 - 20:14 WIB

Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat

Minggu, 6 September 2026 - 08:55 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 08:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak

Sabtu, 5 September 2026 - 20:38 WIB

Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima

Berita Terbaru

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB

PM Yunani Kyriakos Mitsotakis janjikan pemangkasan pajak dan kenaikan gaji jelang pemilu, di tengah protes buruh atas biaya hidup tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:25 WIB