Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan langka di perairan Afrika Selatan. Penemuan kawanan raksasa 299 paus bungkuk membuktikan keberhasilan moratorium perburuan mamalia laut global. Dok: Istimewa.

Pemandangan langka di perairan Afrika Selatan. Penemuan kawanan raksasa 299 paus bungkuk membuktikan keberhasilan moratorium perburuan mamalia laut global. Dok: Istimewa.

CAPE TOWN, POSNEWS.CO.ID – Pasangan suami istri asal Afrika Selatan menyaksikan pemandangan langka di lautan lepas.

Penemuan Supergroup 299 Paus Bungkuk

Chris Fallows dan Monique Fallows menemukan kawanan raksasa paus bungkuk di pesisir barat.

Mereka menghitung secara cermat sebanyak 299 ekor paus bungkuk berkumpul dalam satu area.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para ilmuwan kelautan mengategorikan fenomena kumpulan raksasa ini sebagai supergroup.

Chris menggambarkan semburan napas paus yang membumbung tinggi menyerupai gedung pencakar langit.

Monique mengabadikan foto sirip ekor setiap paus guna mengidentifikasi identitas individu.

Baca Juga :  Krisis Piring Nasi Dunia: Revolusi Hijau Melambat

Lembaga verifikasi data global Happywhale mengonfirmasi rekor jumlah kawanan paus bungkuk tersebut.

Kebangkitan Populasi dan Moratorium 1986

Pemandangan mengagumkan ini menandai keberhasilan program perlindungan mamalia laut internasional.

Moratorium perburuan paus komersial tahun 1986 membuahkan hasil yang sangat positif.

Populasi paus bungkuk di belahan bumi selatan kini melampaui angka 100.000 ekor.

Padahal populasi mamalia ini sempat merosot drastis di bawah 10.000 ekor.

Peneliti Whale Unit Universitas Pretoria Els Vermeulen memberikan penjelasan ilmiah.

Vermeulen mencatat kemunculan kembali supergroup paus bungkuk sejak tahun 2012 lalu.

Paus bungkuk berkumpul di area kaya nutrisi guna mengonsumsi udang krill dan ikan kecil.

Suara panggilan keras di bawah air menarik kehadiran paus-paus lain ke lokasi.

Baca Juga :  Menengok Isi Kepala Thomas Jefferson Lewat Istana Monticello

Ancaman Baru Jalur Pelayaran Terusan Suez

Meskipun populasi membaik, para ahli memperingatkan munculnya bahaya baru di lautan.

Eskalasi konflik militer di kawasan Timur Tengah mengancam keselamatan mamalia laut ini.

Serangan di Laut Merah dan Selat Hormuz memaksa kapal kargo mengalihkan jalur pelayaran.

Volume lalu lintas kapal di ujung selatan Afrika melonjak hingga empat kali lipat.

Manajer Lingkungan Pesisir Cape Town Gregg Oelofse menyoroti peningkatan risiko tabrakan kapal.

Hantaman balisting dan baling-baling kapal sering melukai tubuh paus hingga tewas terdampar.

Oleh karena itu, para ilmuwan mendesak pemerintah menetapkan batas kecepatan kapal di pesisir.

Aturan ini bertujuan memberikan waktu bagi nakhoda untuk menghindari kawanan paus.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah
Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan
Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia
Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Berita Terbaru

Hiu viral Bukang-i kembali menerobos masuk ke kanal kota Busan Korea Selatan. Simak kronologi upaya evakuasi dan respon pengunjung. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Senin, 26 Okt 2026 - 06:00 WIB