Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi di ibu kota Jerman. Kepolisian Berlin menembak mati pelaku penabrakan minivan di festival Pride setelah buron selama satu hari. Dok: Istimewa.

Tragedi di ibu kota Jerman. Kepolisian Berlin menembak mati pelaku penabrakan minivan di festival Pride setelah buron selama satu hari. Dok: Istimewa.

BERLIN, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Berlin menembak mati seorang tersangka aksi teror penabrakan pada hari Minggu.

Perburuan Pelaku dan Penembakan di Spandau

Petugas menembak mati tersangka bernama Abdul B di area Spandau.

Pelaku mengacungkan senjata tajam saat menyerang rombongan polisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim medis langsung memberikan pertolongan darurat di lokasi kejadian.

Namun usaha tim medis gagal menyelamatkan nyawa pemuda tersebut.

Sebelumnya pelaku menabrakkan minivan ke arah kerumunan warga pada Sabtu malam.

Baca Juga :  Gaji Pertama Adalah Garam

Aksi kejam ini melenyapkan satu nyawa warga sipil.

Serangan tersebut juga mengakibatkan 29 orang mengalami luka-luka.

Pelaku melancarkan aksinya dekat lokasi perayaan Christopher Street Day.

Rekam Jejak Ekstremis dan Kritik Pemerintah

Pemerintah mengonfirmasi identitas pelaku sebagai warga Jerman keturunan Lebanon.

Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt membeberkan rekam jejak kriminal pelaku.

Pelaku memiliki catatan kejahatan radikalisme dan jaringan ekstremis Islam.

Otoritas keamanan baru melepas pelaku dari penjara remaja dua bulan lalu.

Lembaga intelijen mengategorikan pelaku sebagai individu yang sangat berbahaya.

Dobrindt menyesalkan keputusan hakim yang membebaskan pelaku sebelumnya.

Baca Juga :  64 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Drone di Rumah Sakit Darfur

Ia menilai aparat seharusnya menahan pelaku di dalam penjara.

Respons Kanselir Merz dan Tekanan Politik

Kanselir Friedrich Merz menyampaikan pidato penghormatan bagi para korban.

Merz mengajak seluruh warga Jerman bersatu melawan intimidasi teror.

“Kami akan mempertahankan kebebasan dan keterbukaan masyarakat,” tegas Merz.

Ribuan warga menggelar aksi solidaritas di Gerbang Brandenburg.

Masyarakat menyalakan lilin dan meletakkan bunga di taman Tiergarten.

Insiden ini meningkatkan tekanan politik terhadap pemerintahan Kanselir Merz.

Partai oposisi AfD gencar mengkritik kebijakan imigrasi dan keamanan pemerintah.

Publik Jerman kini mendesak pengetatan hukum terhadap kelompok radikal.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru