BERLIN, POSNEWS.CO.ID – Komunitas game JRPG menghadapi kabar penting mengenai masa depan seri Final Fantasy.
Kerumitan Pembuatan Ulang Seri Klasik
Pengembang Square Enix mendekati peluncuran bagian terakhir Final Fantasy VII Remake.
Namun para penggemar mulai mempertanyakan arah proyek game berikutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat mengharapkan kehadiran remake untuk judul-judul klasik lainnya.
Producer Naoki Yoshida membagikan pandangannya dalam ajang FFXIV Fan Festival Berlin 2026.
Yoshida mengonfirmasi kerumitan proyek remake Final Fantasy VI, VIII, dan IX.
Ia menilai ketiga proyek tersebut jauh lebih rumit daripada Final Fantasy VII.
Potensi Butuh Lima Bagian Permainan
Yoshida membeberkan alasan utama di balik kerumitan proyek tersebut.
Ketiga game klasik mengusung skala dunia yang sangat raksasa.
Pengembang membutuhkan empat hingga lima bagian jika memakai standar modern.
Yoshida menunjuk Final Fantasy VI sebagai contoh kasus paling ekstrem.
Game era Super Nintendo tersebut membawa puluhan karakter dan alur rumit.
Oleh karena itu Square Enix membutuhkan sumber daya yang luar biasa.
Perusahaan wajib mempertimbangkan komitmen waktu secara sangat matang.
Sinyal Positif Penggarapan Final Fantasy XVII
Selain proyek remake, diskusi tersebut juga membahas Final Fantasy XVII.
Penggemar menginginkan Naoki Hamaguchi memimpin penggarapan Final Fantasy XVII.
Yoshida merespons permintaan tersebut lewat gurauan santai kepada media.
Ia mengaku sering membaca aspirasi komunitas di media sosial.
Sinyal ini memberi harapan baru bagi pengembangan Final Fantasy XVII.
Kini Square Enix bersiap merancang masa depan waralaba secara mandiri.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













