Warga Galang 21 Ribu Tanda Tangan Tolak Pembongkaran

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi warga menyelamatkan warisan sejarah. Ribuan warga Moskow menggalang petisi guna menyelamatkan pabrik bersejarah Elektrozavod dari proyek apartemen. Dok: Istimewa.

Aksi warga menyelamatkan warisan sejarah. Ribuan warga Moskow menggalang petisi guna menyelamatkan pabrik bersejarah Elektrozavod dari proyek apartemen. Dok: Istimewa.

MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Warga kota Moskow menggelar aksi gerakan sipil yang sangat langka.

Gelombang Petisi Warga dan Ancaman Pembongkaran

Masyarakat mengumpulkan lebih dari 21.000 tanda tangan lewat dua petisi online.

Langkah berani ini bertujuan menyelamatkan kompleks pabrik bersejarah Elektrozavod.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangunan ini berdiri megah dengan arsitektur neo-Gothik dan mosaik warna-warni.

Selain itu, kompleks tua ini pernah memproduksi peralatan listrik untuk seluruh Uni Soviet.

Fasilitas ini bahkan menghasilkan lampu khusus untuk bintang merah di atas Istana Kremlin.

Namun kebakaran hebat melahap bangunan ini pada awal tahun 2025 lalu.

Baca Juga :  Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Oleh sebab itu, kompleks pabrik berdiri kosong tanpa penghuni sejak saat itu.

Selanjutnya, penyelenggara aksi Alya menyuarakan kekecewaan warga atas proyek apartemen tinggi.

Sebab, warga menolak kehadiran gedung-gedung pencakar langit yang merusak pemandangan kota.

Risiko Penangkapan dan Perubahan Undang-Undang

Meskipun demikian, aksi protes warga ini membawa risiko keamanan yang sangat tinggi.

Bahkan, pihak kepolisian sempat menahan seorang perempuan pada 24 Juli lalu.

Aparat mengamankan perempuan tersebut saat menggelar aksi unjuk rasa tunggal.

Unjuk rasa tersebut memprotes rancangan undang-undang baru cagar budaya.

Pasalnya, aturan baru memperbolehkan pemerintah daerah mencabut status warisan sejarah secara sepihak.

Oleh karena itu, aktivis Galina dan Alya memilih menyembunyikan nama belakang demi keamanan diri.

Sementara itu, kelompok Archnadzor menilai perubahan hukum tahun 2024 mempersempit ruang gerak warga.

Baca Juga :  PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Alhasil, pemerintah semakin membatasi peluang masyarakat dalam mengawal kelestarian kota.

Janji Pengembang Etalon Group dan Sejarah Kota

Di sisi lain, perusahaan pengembang Etalon Group menyampaikan penjelasan resmi kepada kantor berita TASS.

Manajemen Etalon Group berjanji mempertahankan fasad dan ciri khas bangunan lama.

Selain itu, pengembang ingin memadukan bangunan bersejarah ke dalam lingkungan modern.

Namun para aktivis tetap meragukan niat baik perusahaan tersebut.

Oleh sebab itu, ahli arsitektur industri Inna Krylova menekankan nilai sejarah besar pabrik ini.

Sejarah mencatat sebanyak 23.000 buruh pernah bekerja di tempat ini.

Bahkan, Krylova menyebut Elektrozavod sebagai sebuah kota mandiri di dalam kota Moskow.

Kini warga terus memperjuangkan penyelamatan cagar budaya berharga tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB