Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

CANBERRA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Australia memberikan pembelaan tegas atas kebijakan larangan media sosial anak hari Sabtu ini.

Evaluasi Regulator dan Tingkat Pelanggaran

Lembaga regulator eSafety merilis hasil evaluasi terbaru.

Delapan dari sepuluh remaja masih menggunakan media sosial secara aktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggunaan media sosial anak usia 10 hingga 15 tahun tetap tinggi pada Maret.

Baca Juga :  Penjajahan Gaya Baru: Teori Sistem Dunia dan Kesenjangan

Tingkat penggunaan tersebut menyamai angka sebelum aturan berlaku pada 10 Desember lalu.

Kesadaran orang tua terhadap kebiasaan digital anak justru mengalami penurunan.

Pembelaan Asisten Menteri Andrew Leigh

Asisten Menteri Andrew Leigh menyampaikan argumen pemerintah secara terbuka.

Leigh menilai kebijakan ini berhasil mengubah diskusi nasional di tingkat keluarga.

Penyedia platform digital telah menutup jutaan akun anak hingga saat ini.

Ia membandingkan kebijakan ini dengan aturan batas usia minum alkohol.

Pemerintah tidak pernah menargetkan tingkat kepatuhan sempurna 100 persen.

Baca Juga :  Pemerintah Trump Ancam Cabut Dana Pemilu

Namun negara tetap membutuhkan hukum tertulis demi melindungi kesehatan mental anak.

Pengetatan Sanksi Denda Perusahaan Teknologi

Kebijakan Australia ini menarik perhatian luas dari berbagai negara dunia.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat gencar melayangkan kritik keras.

Pemerintahan Partai Buruh merancang pengetatan pengawasan secara menyeluruh.

Pemerintah menggandakan sanksi denda maksimal bagi perusahaan teknologi yang membiarkan anak mengakses platform.

Negara terus memperkuat penegakan hukum digital demi keselamatan generasi muda.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban
Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung
Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act
PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi
Putera Mahkota Arab Saudi Temui Presiden Mesir
Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS
Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:21 WIB

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban

Kamis, 17 September 2026 - 09:17 WIB

Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act

Kamis, 17 September 2026 - 07:03 WIB

PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 06:00 WIB

Putera Mahkota Arab Saudi Temui Presiden Mesir

Berita Terbaru

MediaTek meluncurkan cip Dimensity 9600M untuk flagship terjangkau. Simak spesifikasi lengkap, fitur AI Gemini Nano 4, dan peningkatan sistemnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

MediaTek Resmi Luncurkan Cip Dimensity 9600M

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:22 WIB

HKC meluncurkan monitor ultrawide Tianqi 43H180C 43,8 inci berasio 24:9 180Hz pertama di dunia. Simak spesifikasi lengkap dan analisis performa GPU di sini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HKC Luncurkan Monitor Ultrawide 43,8 Inci Tianqi 43H180C

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:30 WIB