Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung

Kamis, 17 September 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Kennedy Center menyetujui penutupan gedung untuk perbaikan usai hakim memblokir penambahan nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

Dewan Kennedy Center menyetujui penutupan gedung untuk perbaikan usai hakim memblokir penambahan nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Dewan Pengawas Kennedy Center menyetujui rencana penutupan pusat seni pertunjukan ikonik tersebut untuk perbaikan. Langkah ini menyusul keputusan hakim federal yang kembali memblokir penambahan nama Presiden Donald Trump pada fasad bangunan.

Hasil Putusan Hakim Federal dan Larangan Penamaan

Hakim Distrik AS Christopher Cooper mengeluarkan perintah penghentian sementara rencana penambahan nama Trump pada gedung peringatan tersebut. Hakim menegaskan dewan pengurus tidak boleh memasang nama Trump tanpa persetujuan dari Kongres AS.

Selain itu, hakim melarang pengubahan nama kawasan kompleks menjadi President Donald J. Trump Plaza. Trump menyampaikan kritik atas putusan pengadilan serta membagikan video kerusakan fisik gedung. Oleh karena itu, pihak pengacara Trump berencana mengajukan banding atas putusan hakim tersebut.

Krisis Keuangan dan Penutupan Operasional Gedung

Dewan pengawas menegaskan bahwa pusat seni pertunjukan tersebut berada dalam kondisi keuangan yang sangat mengkhawatirkan. Lembaga ini terancam gagal membayar gaji pegawai serta biaya perawatan dalam beberapa pekan mendatang.

Kondisi keuangan memburuk setelah berbagai kelompok seniman membatalkan pertunjukan sebagai bentuk aksi protes. Selain itu, kelompok musik legendaris seperti National Symphony Orchestra terpaksa memindahkan lokasi pertunjukan. Oleh sebab itu, pendapatan lembaga mengalami penurunan drastis dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga :  Armada AS Kepung Iran, Komandan IRGC: Jari Kami Sudah di Pelatuk

Ambisi Perubahan Arsitektur Ibu Kota AS

Perselisihan hukum ini berakar dari gugatan anggota Kongres AS Joyce Beatty dari Partai Demokrat. Hakim Cooper sebelumnya telah memerintahkan pencopotan nama Trump yang sempat terpasang pada fasad gedung.

Langkah ini menjadi bagian dari ambisi Trump mengubah lanskap arsitektur di Washington D.C. Trump juga berencana membangun ruang dansa baru serta monumen peringatan perang. Dengan demikian, penutupan gedung ini semakin memperkeruh konflik politik dan budaya di Amerika Serikat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan
Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak
AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa
DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia
Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama
Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban
Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act
PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIB

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 07:06 WIB

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 September 2026 - 06:01 WIB

Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama

Berita Terbaru

Arab Saudi kehabisan stok rudal pencegat dan meminta bantuan pertahanan udara sekutu. Simak rincian ancaman serangan Houthi dan krisis pasokan minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:16 WIB

Uni Eropa wacanakan larangan penggunaan media sosial untuk anak di bawah 13 tahun. Simak rincian usulan Ursula von der Leyen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:12 WIB

Ilustrasi, AS bersiap menghadapi potensi konflik hingga kawasan cislunar Bulan. Simak rincian doktrin Space Force dan respons Tiongkok di sini. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 09:09 WIB