Krisis Memori dan Tarif Global Dorong Harga Gawai Gaming

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penjualan konsol PlayStation dan Xbox mengalami penurunan tajam di tahun 2026 akibat kenaikan harga komponen dan dorongan biaya industri AI. Dok: Istimewa.

Penjualan konsol PlayStation dan Xbox mengalami penurunan tajam di tahun 2026 akibat kenaikan harga komponen dan dorongan biaya industri AI. Dok: Istimewa.

LOS ANGELES, POSNEWS.CO.ID – Para pencinta gawai gaming harus bersiap menghadapi realitas pahit pasar teknologi global.

Kenaikan Harga Konsol dan Fenomena Krisis Memori Global

Selama dua dekade terakhir, konsumen memegang patokan harga awal konsol gaming pada kisaran 500 dolar AS.

Merek raksasa seperti PlayStation dan Xbox biasanya memangkas harga konsol seiring berjalannya waktu melalui versi “Slim”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, generasi konsol saat ini justru mencatatkan pergerakan harga yang berbalik arah.

Penyebaran pandemi COVID-19 sempat mengganggu kelancaran rantai pasok komponen elektronik dunia.

Selanjutnya, kebijakan tarif impor ketat Presiden Donald Trump memperparah beban biaya manufaktur produsen.

Bahkan produsen konsol murah Nintendo terpaksa merilis Switch 2 seharga 449 dolar AS.

Baca Juga :  Redenominasi Masuk Rencana Kemenkeu, BI dan Istana Kompak: Masih Jauh!

Krisis terbesar bersumber dari pembangunan infrastruktur pusat data kecerdasan buatan (AI) secara raksasa.

Proyek AI menyedot pasokan chip memori RAM untuk kartu grafis dan media penyimpanan.

Alhasil, harga konsol PS5 Pro membumbung hingga 899 dolar AS.

Microsoft juga mematok harga Xbox Series X sebesar 749 dolar AS.

Sementara itu, perangkat Steam Machine kini menjual seharga 1.049 dolar AS.

Produsen memori Micron memproyeksikan krisis kelangkaan memori ini bertahan hingga tahun 2028.

Dominasi Standar Harga Baru Menyambut Generasi PS6

Banyak pihak meragukan kehadiran konsol murah seharga 500 dolar AS pada masa mendatang.

Sony dan Microsoft bersiap mengenalkan konsol generasi baru seperti PlayStation 6 dan Project Helix.

Namun, produsen tidak memiliki dorongan finansial guna menurunkan harga jual produk baru mereka.

Konsumen perlahan mulai terbiasa memboyong perangkat gaming pada kisaran harga 1.000 dolar AS.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Babel Merangkak Naik, DPRD Desak Pengawasan Timbangan

Fenomena serupa pernah terjadi pada bursa kartu pengolah grafis (GPU) saat ledakan penambangan kripto.

Harga kartu grafis tetap bertahan tinggi meskipun kelangkaan pasokan telah mereda.

Meskipun mematok harga awal tinggi, Nintendo Switch 2 tetap mencatatkan rekor penjualan konsol tercepat.

Penghapusan Subsidi dan Realitas Inflasi Pasar

Sony secara terbuka menegaskan menolak skema subsidi biaya produksi untuk PlayStation 6.

Sementara itu, proyek masa depan Xbox mengarah pada arsitektur komputer meja yang mahal.

Penyesuaian angka inflasi global turut memperkuat fondasi lonjakan harga gawai saat ini.

Harga awal PS3 sebesar 600 dolar AS pada masa lalu setara dengan 1.000 dolar AS hari ini.

Kini industri gawai mengunci rapat era konsol murah 500 dolar AS secara permanen.

Para pemain wajib menyesuaikan anggaran belanja demi menikmati permainan game generasi terbaru.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Studio Bungie Mengungkap Pemulihan Konten Destiny 2
Audio-Technica Rilis Perangkat Nirkabel ATH-M50xSTS-WL
Razer Rilis Koleksi Periferal Bertema Evangelion Tipe Pertama
Nagoshi Studio Resmi Bubar Usai NetEase Hentikan Pendanaan
Corsair dan Embark Rilis Periferal ARC Raiders
Blaze Entertainment Rilis Konsol Retro Evercade Nexus
FromSoftware Matikan Peladen Dark Souls Dua dan Tiga
Rumor Ungkap Alasan EA Tutup Studio BioWare

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:38 WIB

Studio Bungie Mengungkap Pemulihan Konten Destiny 2

Kamis, 5 November 2026 - 08:33 WIB

Audio-Technica Rilis Perangkat Nirkabel ATH-M50xSTS-WL

Kamis, 5 November 2026 - 07:26 WIB

Razer Rilis Koleksi Periferal Bertema Evangelion Tipe Pertama

Kamis, 5 November 2026 - 06:21 WIB

Nagoshi Studio Resmi Bubar Usai NetEase Hentikan Pendanaan

Rabu, 4 November 2026 - 13:53 WIB

Corsair dan Embark Rilis Periferal ARC Raiders

Berita Terbaru

Jokowi memperlihatkan ijazah SD hingga UGM saat memberikan kesaksian dalam sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur.

NASIONAL

Jokowi tunjukkan ijazah di sidang Roy Suryo

Kamis, 5 Nov 2026 - 11:46 WIB

Presiden Pengadilan Pidana Internasional menanggapi sanksi pemerintah Amerika Serikat melalui sidang Perserikatan Bangsa Bangsa. Simak rincian pidato. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Pengadilan Internasional Merespons Sanksi

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:38 WIB

Studio Bungie mengungkap rencana pemulihan konten lama permainan Destiny Dua hingga tahun dua ribu dua puluh delapan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Studio Bungie Mengungkap Pemulihan Konten Destiny 2

Kamis, 5 Nov 2026 - 09:38 WIB

Audio-Technica merilis perangkat dengar nirkabel ATH-M50xSTS-WL dengan mikrofon profesional. Temukan detail fitur pengurangan kebisingan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Audio-Technica Rilis Perangkat Nirkabel ATH-M50xSTS-WL

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:33 WIB