Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID — Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara kembali digagalkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Petugas Bea Cukai mengamankan tiga wanita yang diduga merupakan warga negara Malaysia setelah kedapatan membawa ketamin, MDMA, dan kokain yang disembunyikan di berbagai sudut barang bawaan, mulai dari tas toiletris, dompet, bungkusan obat, saku jaket, hingga sepatu yang dikenakan.

Penindakan berlangsung di Terminal 2F Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (3/8/2026), sesaat setelah ketiga penumpang tiba dengan penerbangan dari Kota Kinabalu, Malaysia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Identitas mereka masing-masing berinisial WLSN, TKL, dan HBN.

Gerak-Gerik Mencurigakan Jadi Awal Pengungkapan

Kasus ini terungkap ketika petugas Behavior Detection Officer (BDO) mencurigai perilaku ketiga penumpang saat melewati area kedatangan internasional.

Baca Juga :  Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Mereka kemudian diarahkan ke jalur merah untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh terhadap tubuh dan barang bawaan.

“Dibawa di tas toileters pada koper, pada dompet, pada bungkusan obat, saku jaket, dan di dalam sepatu yang dikenakan,” demikian keterangan resmi Bea Cukai yang diterima pada Selasa (4/8/2026).

Barang Bukti Beragam Jenis Narkotika

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan narkotika dengan berbagai bentuk dan kemasan.

Rinciannya meliputi 0,5 gram abu diduga kokain, 0,3 gram abu diduga kokain, 2 gram bubuk diduga kokain, 4,2 gram pil diduga MDMA, 1,8 gram bubuk diduga ketamin, 2,4 gram pil diduga MDMA, 16,9 gram lintingan tembakau yang diduga bercampur ketamin, 1,4 gram serbuk putih diduga kokain, serta satu cartridge yang diduga mengandung ketamin.

Baca Juga :  KPK Panggil Selebgram Lisa Mariana Terkait Dugaan Korupsi Bank BJB

Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sampel Diuji, Kasus Dilimpahkan ke Polisi

Bea Cukai menyatakan telah melakukan uji awal (preliminary test) terhadap sampel barang yang disita. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar untuk proses penanganan lanjutan bersama aparat kepolisian.

Bea Cukai berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menyelidiki asal narkotika, jaringan pelaku, dan penerima barang di Indonesia.

Pengungkapan ini menambah daftar upaya penyelundupan narkotika melalui Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 2026.

Polisi kini mendalami peran ketiga tersangka dan dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan narkoba lintas negara.

Jika terbukti menyelundupkan narkotika, para tersangka terancam penjara seumur hidup atau hukuman mati. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut
Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka
12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi
Bareskrim Bongkar 219 Kasus Karhutla, 162 Orang Jadi Tersangka
Polisi Bongkar 4 Kasus Obat Ilegal di Jakut, 4.255 Butir Disita
Kedok Toko Kosmetik Terbongkar, Polisi Temukan Ratusan Obat Keras di Kembangan
Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan
49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:17 WIB

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut

Jumat, 18 September 2026 - 15:56 WIB

Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 19:07 WIB

Bareskrim Bongkar 219 Kasus Karhutla, 162 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 13:55 WIB

Polisi Bongkar 4 Kasus Obat Ilegal di Jakut, 4.255 Butir Disita

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB