POSNEWS.CO.ID, KYIV — Ukraina dan Rusia saling menuduh melancarkan serangan mematikan pada Minggu. Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut Moskow tengah mengancam ketahanan pangan dunia lewat serangan ke pelabuhan laut Odesa.
Korban Jiwa di Kharkiv dan Belgorod
Tiga orang tewas dan 37 lainnya luka-luka di Kharkiv, Ukraina timur. Sebuah gedung apartemen bertingkat di kota itu terkena serangan langsung.
Sementara itu, otoritas Belgorod, Rusia, melaporkan lima orang tewas dan 25 lainnya luka-luka. Mereka menyebut serangan drone Ukraina sebagai penyebabnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Serangan ke Pelabuhan Odesa
Zelenskyy menyatakan pelabuhan laut Odesa mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Otoritas setempat melaporkan puluhan drone dan rudal menghantam kota pesisir selatan itu, melukai belasan orang.
“Dengan cara ini, Rusia berperang melawan ketahanan pangan dunia,” kata Zelenskyy. Pelabuhan Odesa merupakan urat nadi bagi ekspor pertanian Ukraina dalam skala besar.
Ia menambahkan bahwa Rusia turut menyerang sembilan wilayah Ukraina lainnya pada Minggu. Rusia memang gencar membombardir Odesa dalam upaya memutus akses Ukraina ke Laut Hitam.
Ihor, warga lokal berusia 67 tahun yang apartemennya nyaris hancur, menggambarkan situasi tersebut. “Semua orang yang tinggal di Odesa tahu bahwa target paling umum berada di sekitar area pelabuhan,” ujarnya.
Ukraina Balas Serang Kapal Tanker Rusia
Ukraina berupaya mengganggu pendapatan Rusia dari pembiayaan perang. Negara itu mengklaim kembali menyerang tiga kapal tanker minyak dan kargo Rusia di Laut Hitam pada Minggu.
Kedua belah pihak kini melancarkan kampanye lebih luas terhadap jalur logistik masing-masing. Gudang e-commerce di kedua negara serta stasiun bahan bakar Ukraina menjadi sasaran serangan berat selama musim panas.
Perusahaan minyak dan gas negara Ukraina, Naftogaz, melaporkan serangan terhadap fasilitasnya meningkat signifikan dalam tiga hari terakhir. Fasilitas ekstraksi minyak turut terkena serangan pada malam hari.
Pemadaman Listrik Melanda Odesa
Kementerian Energi Ukraina melaporkan Rusia menyerang fasilitas kelistrikan di wilayah Odesa. Serangan ini menyebabkan sebagian besar penduduk kota pelabuhan tersebut kehilangan listrik semalaman.
Kementerian menambahkan bahwa pasokan listrik telah pulih bagi 90.000 pelanggan. Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pihaknya menyerang fasilitas penyimpanan bahan bakar yang menurut mereka digunakan untuk kepentingan militer Ukraina di pelabuhan Odesa dan Chornomorsk.
Paus Leo Kembali Serukan Penghentian Perang
Di Vatikan, Paus Leo pada Minggu kembali menyerukan penghentian perang yang telah berlangsung 4,5 tahun ini. Ia menyampaikan seruan tersebut di hadapan umat yang berkumpul untuk doa Angelus.
“Insiden tragis terus bertambah, menyebabkan jumlah korban sipil yang terus meningkat, termasuk anak-anak,” kata Paus Leo.













