Kasino Terselubung Batam Terbongkar, 9 Tersangka Digiring ke Bareskrim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus dugaan kasino Batam dibawa Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lanjutan. (Posnews/Ist)

Tersangka kasus dugaan kasino Batam dibawa Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lanjutan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pengusutan kasus dugaan perjudian kasino terselubung di Kota Batam, Kepulauan Riau, memasuki babak baru.

Sembilan tersangka dibawa Satuan Reserse Mobil (Satresmob) Bareskrim Polri ke Gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Mereka digiring dengan tangan terborgol untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi juga membawa sejumlah koper yang diduga berisi barang bukti, meski isi koper tersebut belum dijelaskan kepada publik.

Peristiwa pemindahan sembilan tersangka ini juga dikonfirmasi oleh Bareskrim.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Arsya Khadafi membenarkan pemindahan tersebut. Sembilan tersangka terdiri atas tujuh laki-laki dan dua perempuan.

Kasino Disamarkan di Balik Tempat Hiburan

Kasus ini bermula dari penggerebekan di Nine Stage Lounge and Bar, Ruko Nagoya Indah Blok B2 Nomor 9, Batu Selicin, Batam, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Tim gabungan Bareskrim mengamankan 197 orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam aktivitas perjudian tersebut.

Penggerebekan itu merupakan hasil penyelidikan selama sekitar dua hingga tiga bulan.

Baca Juga :  Siber Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Open BO Pelajar Jakarta yang Dikendalikan dari Dalam Lapas Cipinang

Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan informasi mengenai aktivitas perjudian tersebut tidak hanya berasal dari masyarakat.

Polisi juga memperoleh informasi dari kalangan media dan tokoh masyarakat di Batam.

Dari Pemilik hingga Pemain Diamankan

Dari 197 orang yang diamankan, penyidik memetakan sejumlah peran.

Mereka terdiri atas satu pemilik berinisial A, dua manajer, lima kasir, satu pengawas, 25 penukar chip, 65 dealer atau bandar, dua staf marketing, serta 96 pemain.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas perjudian yang dibongkar polisi memiliki struktur operasional yang cukup lengkap.

Dari 96 pemain, sebanyak 86 orang merupakan WNI, sedangkan 10 lainnya merupakan WNA.

Sepuluh warga asing itu terdiri atas tujuh warga negara China, dua warga negara Singapura, dan satu warga negara Malaysia.

Sembilan Tersangka Masuk Tahap Pemeriksaan Mendalam

Dari ratusan orang yang diamankan, polisi kemudian menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Mereka kini dibawa ke Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Langkah tersebut penting untuk mengurai peran masing-masing tersangka, termasuk hubungan mereka dengan pengelolaan kasino, transaksi perjudian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Polisi juga masih mendalami barang bukti yang dibawa bersama para tersangka. Karena itu, informasi mengenai isi koper yang terlihat saat proses pemindahan masih menunggu penjelasan resmi penyidik.

Baca Juga :  Rekonstruksi Kasus Penyekapan Yuvita Peragakan 21 Adegan, Polisi Ungkap Fakta Baru

Uang Miliaran Rupiah Ikut Disorot

Perkara ini juga menjadi perhatian karena dalam pengungkapan sebelumnya polisi menyita uang tunai sekitar Rp7,79 miliar dari lokasi perjudian tersebut.

Temuan tersebut menjadi bagian penting dalam penyidikan karena dapat membantu aparat menelusuri skala transaksi dan aktivitas perjudian yang berlangsung di lokasi.

Selain itu, penyidik perlu memastikan bagaimana uang tersebut diperoleh, siapa yang mengelola, serta apakah terdapat aliran dana kepada pihak lain.

Polisi Kejar Jaringan di Balik Kasino

Pengungkapan kasino terselubung di Batam menunjukkan bahwa pemberantasan perjudian tidak berhenti pada pemain.

Aparat kini bergerak mengurai struktur yang memungkinkan aktivitas tersebut berjalan.

Pemeriksaan terhadap sembilan tersangka di Bareskrim diharapkan membuka informasi baru mengenai pengelola, aliran uang, hingga kemungkinan jaringan yang lebih luas.

Dengan demikian, kasus ini bukan sekadar soal meja permainan dan chip. Polisi kini memburu seluruh rantai di balik bisnis perjudian tersebut.

Bagi masyarakat, pengungkapan ini juga menjadi pengingat bahwa aktivitas perjudian dapat membawa persoalan hukum serius.

Sementara itu, proses penyidikan tetap harus mengedepankan pembuktian dan asas praduga tak bersalah sampai perkara memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka
Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif
4 Terduga Pelaku Geser Tas di Mal Bekasi Diciduk, Polisi Dalami Aksi di 5 Lokasi
Diduga Curi Barang Penumpang di Pesawat, WNA China Ditolak Masuk RI
Balita Sakit Usai Makan Roti Gluten Free, Kini Ibunya Dilaporkan Balik
Viral ABK Disiksa dalam Tong Air, Polisi Ungkap Dugaan Motif Target Cumi
Terekam CCTV Saat Curi Tas Penumpang KRL, IJ Akhirnya Ditangkap
Kios di Pondok Pinang Digerebek, 827 Obat Keras Disita Polisi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:27 WIB

4 Terduga Pelaku Geser Tas di Mal Bekasi Diciduk, Polisi Dalami Aksi di 5 Lokasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Diduga Curi Barang Penumpang di Pesawat, WNA China Ditolak Masuk RI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Balita Sakit Usai Makan Roti Gluten Free, Kini Ibunya Dilaporkan Balik

Berita Terbaru