POSNEWS.CO.ID, NEW YORK — Gamer retro handheld belakangan ini gelisah dengan harga handheld yang terus naik. Analogue justru memilih jalur yang lebih ekstrem dengan menjadikan salah satu perangkatnya sebagai barang fashion.
Kolaborasi dengan Supreme menghadirkan Supreme Analogue Pocket berlapis emas 24K dan varian merah metalik. Produk ini sejak awal memang terasa lebih dekat dengan dunia kolektor dibanding handheld Game Boy biasa.
Rencana Peluncuran dan Fondasi Teknologi
Analogue mengumumkan produk ini lewat media sosial. Analogue menjadwalkan Supreme Analogue Pocket masuk koleksi Fall/Winter 2026, meski perusahaan belum mengumumkan detail harga dan jumlah produksinya.
Saat ini, informasi yang sudah pasti adalah perangkat ini tetap menggunakan fondasi Analogue Pocket standar. Perangkat ini menggunakan teknologi FPGA untuk menjalankan game Game Boy secara hardware, termasuk dukungan cartridge asli.
Kemewahan Tanpa Mengubah Performa
Menariknya, kemewahan tersebut tidak mengubah kemampuan utama perangkat. Supreme Analogue Pocket tetap menawarkan layar LCD 3,5 inci beresolusi 1600 x 1440.
Dengan adaptor tambahan, pengguna juga bisa memainkan cartridge Sega Game Gear, Atari Lynx, PC Engine, hingga Neo Geo Pocket. Dengan kata lain, lapisan emasnya tidak menambah performa apa pun.
Produk ini justru menjual kelangkaan, desain, dan status kolektor kepada penggunanya.
Bukan Strategi Baru bagi Analogue
Produk semacam ini sebenarnya bukan hal baru bagi Analogue. Perusahaan ini sebelumnya sudah merilis Pocket Aluminium Edition seharga US$499.
Harga tersebut jauh di atas harga reguler sebesar US$239,99. Kolaborasi bersama Supreme membawa konsep edisi terbatas itu ke wilayah yang lebih ekstrem, terlebih dari sisi harganya kelak.
Tantangan dari Pembeli Setia
Tantangan yang akan Analogue hadapi tampaknya justru berasal dari pembeli setianya sendiri. Persoalan ini bukan hanya soal harga, melainkan juga kemungkinan pasokan produk yang terbatas.
Selain itu, kesediaan gamer handheld retro untuk membeli perangkat mahal ini juga menjadi pertanyaan. Sebagian besar pembeli kemungkinan hanya akan memajangnya di dalam lemari kaca, bukan memainkannya sehari-hari.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia















