POSNEWS.CO.ID, OTTAWA — Amerika Serikat memberlakukan tarif 50 persen atas produk Kanada senilai $20 miliar pada Sabtu dini hari. Kanada langsung menyatakan akan membalas, setelah negosiasi menit terakhir gagal menyelesaikan ketegangan terbaru antara kedua sekutu bersejarah ini.
Kegagalan Negosiasi Menit Terakhir
Tarif impor Trump ini akan berdampak pada sekitar 5 persen barang yang Kanada kirim ke AS setiap tahun. Produk yang terdampak mencakup berbagai barang, mulai dari tongkat hoki hingga penekan lidah medis.
Carney menegaskan Kanada akan membalas tarif tersebut dolar demi dolar untuk melindungi pekerja dan bisnis domestik. Sebaliknya, pejabat senior pemerintahan Trump menyebut Kanada menolak menyelesaikan kesepakatan dagang sesuai syarat yang disepakati awal pekan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menegaskan Kanada mengajukan tuntutan baru dan menarik kembali sejumlah komitmen. Langkah ini menurutnya mengacaukan keseimbangan yang telah kedua pihak capai dalam beberapa hari terakhir.
Saling Tuding soal Penyebab Kegagalan
Carney menyalahkan Washington atas kegagalan ini. Ia menyebut perubahan menit terakhir dalam proposal AS tidak adil, tidak ekonomis, dan mempertanyakan keandalan kesepakatan apa pun.
Carney menegaskan tujuan Kanada sepanjang negosiasi adalah mengamankan kesepakatan terbaik, bukan kesepakatan dengan harga atau tenggat waktu apa pun. Sementara itu, belum ada rencana pembicaraan lanjutan antara kedua negara.
Dampak Ekonomi dan Riwayat Hubungan Kedua Negara
Kedua negara memperdagangkan barang dan jasa senilai $880 miliar tahun lalu. Sekitar 72 persen ekspor barang Kanada tahun lalu ditujukan ke Amerika Serikat.
Kedua negara telah berselisih soal perdagangan selama puluhan tahun, terutama terkait kayu lunak Kanada dan akses pasar susu Kanada bagi AS. Meski begitu, keduanya tetap menjaga hubungan sebagai sekutu dan mitra dagang selama ini.
Petisi mendesak pengusiran Duta Besar AS Pete Hoekstra telah mengumpulkan hampir 248.000 tanda tangan sejak 21 Juli. Petisi ini menuduh Hoekstra menormalisasi wacana pencaplokan Kanada oleh AS.
Dasar Hukum Tarif dan Dampak bagi USMCA
Trump menggunakan Section 338 dari Tariff Act 1930, ketentuan yang belum pernah digunakan untuk memberlakukan tarif sebelumnya. Ia beralih ke ketentuan ini setelah Mahkamah Agung membatalkan tarif globalnya pada Februari karena dinilai melampaui kewenangan presiden.
Eskalasi ini turut membayangi upaya memperbarui perjanjian USMCA antara AS, Meksiko, dan Kanada. AS telah memulai pembicaraan formal dengan Meksiko, namun pembicaraan dengan Kanada belum dimulai di tengah konflik dagang yang terus meningkat ini.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














