POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Proyek prakarya sekolah milik kalian atau anak kalian sebaiknya jangan langsung dibuang. Pasalnya, puluhan tahun kemudian, proyek semacam itu bisa saja terjual dengan harga ratusan juta rupiah.
Setidaknya, “keberuntungan” itu terjadi pada proyek science fair yang Steve Jobs buat saat masih duduk di kelas 8. Menariknya, entah bagaimana caranya, masih ada saja orang yang menyimpan proyek sekolah pendiri Apple tersebut hingga saat ini.
Proyek ini baru saja terjual dalam sebuah lelang dengan harga fantastis. Nilainya mencapai USD 34.375 atau sekitar Rp500 jutaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek Prakarya “SCR” Steve Jobs
Jika anak kelas 8 saat ini lebih banyak membuat proyek maket gunung meletus, Jobs justru memilih proyek elektronika. Ia membuat proyek berjudul “What is the SCR?” yang membahas Silicon Controlled Rectifier. Komponen elektronika semikonduktor ini berfungsi sebagai pengendali atau saklar otomatis.
Proyek tersebut terdiri dari sebuah papan display berbahan kayu dengan tiga panel penjelasan. Selain itu, Jobs juga membuat dua sirkuit demonstrasi untuk memperlihatkan cara kerja SCR, lengkap dengan laporan sepanjang 10 halaman.
Jobs mengerjakan proyek ini saat bersekolah di Cupertino Jr. High. Proyek tersebut memuat label nama Jobs, dengan laporan berjudul “What is the Silicon-Controlled Rectifier by Steve Jobs, Science, Mrs. Yakel, Feb. 29, 1968”. Kemungkinan, nama Mrs. Yakel merujuk pada guru Jobs kala itu.
Tersimpan Puluhan Tahun di Rumah Keluarga Jobs
Yang membuatnya semakin menarik, keluarga Jobs disebut menyimpan proyek tersebut selama beberapa dekade di rumah mereka. John Chovanec, saudara tiri Jobs, menjadi pihak yang menjual proyek ini di lelang.
Pada 1990, ibu Chovanec, Marilyn, menikah dengan Paul Jobs dan tinggal di kediaman keluarga Jobs di Los Altos. Setelah Paul Jobs meninggal pada 1993, pihak keluarga disebut sudah beberapa kali meminta Steve Jobs mengambil kembali barang-barang lamanya yang masih tersimpan di rumah tersebut.
Chovanec sendiri disebut sudah beberapa kali meminta Jobs mengambil barang-barang itu. Namun, Jobs tidak tertarik dan akhirnya membiarkan keluarganya tetap menyimpan proyek tersebut.
Nilai Proyek Ditentukan Status Jobs di Sejarah Apple
Status Steve Jobs sebagai salah satu tokoh paling penting dalam sejarah Apple tentu menjadi alasan utama mengapa proyek sekolah ini bisa memiliki nilai setinggi itu. Meski begitu, tetap saja menarik membayangkan sebuah proyek yang dulu mungkin hanya dibuat untuk tugas sekolah, kini justru orang hargai setengah miliar rupiah.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














