POSNEWS.CO.ID, SANTA CLARA — Harga kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 3060 12GB melonjak drastis setelah kembali meluncur ke pasar retail. Lonjakan harga ini mencapai 45 hingga 60 persen dalam waktu singkat. Sejumlah distributor bahkan membanderol kartu grafis kelas menengah ini mendekati 500 Dolar AS.
Lonjakan Harga Varian Custom
Toko resmi MSI sempat menjual varian Ventus 2X OC seharga 300 Dolar AS. Kini, harga produk tersebut melesat naik hingga menembus angka 480 Dolar AS. Sementara itu, varian Asus Dual V2 OC bergerak dari 330 Dolar AS menjadi 500 Dolar AS.
Produsen Gigabyte turut menaikkan banderol seri Windforce OC Rev 2.0 ke kisaran 460 Dolar AS. Kenaikan harga ini terjadi akibat kelangkaan pasokan komponen cip global. Oleh karena itu, strategi menghadirkan GPU murah untuk gamer kelas menengah menghadapi kendala berat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persaingan dengan Generasi Baru
NVIDIA awalnya menghidupkan kembali kartu grafis berbasis arsitektur Ampere ini untuk menyediakan opsi VRAM 12GB. Namun, harga tinggi tersebut membuat RTX 3060 berhadapan langsung dengan GPU generasi anyar RTX 5060. Perangkat baru tersebut beredar di pasaran pada kisaran harga 450 Dolar AS.
Selain itu, RTX 5060 menyajikan efisiensi daya lebih baik serta dukungan teknologi DLSS Multi Frame Generation. Pengujian independen membuktikan performa RTX 5060 mampu menyamai RTX 3070 pada resolusi 1440p. Oleh sebab itu, keunggulan kapasitas memori RTX 3060 sulit membenarkan lonjakan harga tersebut.
Dampak bagi Konsumen dan Gamer
Ekspansi industri kecerdasan buatan (AI) turut menyedot pasokan memori grafis global. Fenomena ini menciptakan anomali pasar pada segmen perangkat keras gaming. Akibatnya, GPU berusia lima tahun memiliki harga yang setara dengan GPU generasi terkini.
Sebagian besar gamer kini mulai melirik pasar kartu grafis bekas (refurbished). Pilihan tersebut dinilai jauh lebih rasional daripada membeli unit baru dengan harga melambung. Dengan demikian, pasar menantikan langkah stabilisasi pasokan dari para produsen komponen.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














